Posts

Yuk, Jalan Kaki!

Image
Tadinya mau posting ulasan buku. Ngejar biar bisa dibagi pas harinya KBK. Tapi ternyata belum selesai juga nulisnya.  Biasa, Rabu kan hari sibuk. Mana ini hari pertama dibukanya Telegrup Klipers Top 99. Keliatan gitu doang, di balik layar tim ketulas ribet lho, mengatur ini-itu... Jadi hari ini keluar rapor pertama. Emas, seperti yang sudah ditargetkan. Meski sempat bolong sehari, dan tentu saja tak masuk 19 besar rata-rata jumlah kata per posting! Tapi masuk nomor 6 postingan terbanyak dan nomor 15 total jumlah kata terbanyak dong! 30 setoran gitu lhooo. Hahaha. Sudah berniat buat lebih santei. Nggak ngejar setoran tiap hari. Tapi tangan rasanya pengen nulis. Ada banyak cerita di kepala. Ya udah, nulis aja. Kan tetep pengen ngejar badge tuh. Belum tentu besok-besok sempat nulis kan!? Mau ngelanjutin cerita soal kemarin. Soal nganter baju ganti buat si Butet. Jadi kemarin aku memutuskan buat jalan kaki ke sekolahnya! Sudah lama juga ga jalan kaki. Sejak selesainya IF40K. Dan memang hab

Greve 31 Januari 2023

Pagi ini mengantar Butet bermobil. Hari cerah ceria. Tapi ada pemogokan bus! Kali ini Palmbus mengikuti greve nationale, demo dalam rangka protes soal kebijakan pemerintah mengenai peraturan pensiun. Saya nggak paham juga. Usia pensiun yang diundur, gitu-gitu lah. Orang Prancis maunya berhenti kerja lebih cepat. Cepat-cepat nggak kerja, lalu menikmati pensiun. Padahal sekarang usia harapan hidup sudah meningkat lagi. Dan itu yang jadi pertimbangan pemerintah mengudurkan masa pensiun. Selain defisit anggaran juga kayaknya sih. Seperti yang diajukan sebagai alasan para pendemo. Ini adalah greve kedua di tahun 2023. Yang pertama tanggal 19 lalu. Rajin banget kan, taun baru mulai aja udah 2 kali greve!? Yang pertama lalu, Palmbus yang mengelola transportasi umum kota kami tidak ikut greve. Bus berjalan normal. Namun kali ini, mereka ikut mogok. Mogok kerja, bukan berarti lalu tak ada bus sama sekali. Beberapa yang tak banyak trafiknya memang dihentikan operasinya. Untuk bus utama, tetap ad

Pertama Bergabung dengan Club Lecture

Image
Sabtu 28 Januari kemarin, saya mengikuti pertemuan Club Lecture. Pertemuan pertama di tahun 2023. Herannya, tak banyak pesertanya! Saya pikir bakal banyak yang datang. Karena buku yang dibahas adalah buku klasik: Le Horla karya Guy de Maupassant. Buku? Lebih tepat cerpen sih, sebenarnya. Hanya 35 halaman saja.  Saat menelepon mediatheque untuk mendaftar, saya sampai memastikan; apakah benar hanya cerpen itu saja? Dan petugas mediatheque mengatakan memang cerpen saja.  Namun sekarang saya tak mau membahas soal buku eh, cerpen itu. Saya ingin sekalian menyelesaikan kumpulan cerpen yang merangkumnya. Masih ada 3 cerpen lagi. Nanti sekalian nulis ulasan di A Thousand Readings saja. Saya mau sedikit mengingat. Mengingat dan mencatat. Karena ternyata memang tak semudah itu untuk diingat: bahwa ternyata sudah 8 tahun saya mengikuti Club Lecture! Ceritanya saat ini saya sedang proses menulis spesial. Menulis untuk Majelis Pengajian Prancis. Dalam rangka menandai 5 tahunnya, kami sepakat ingin

Tantangan Menulis 2023

Image
Awal tahun begini adalah saatnya memulai lagi berbagai tantangan menulis. Mulai lagi, atau berhenti? Mari catat dulu, tantangan menulis apa saja yang sudah sempat saya ikuti... Sinergia Artmazing Challenge Sinergia Writing Challenge adalah pertama kalinya saya memberanikan diri untuk ikut tantangan menulis pada tahun 2015. Tentu saja ini didukung pemrakarsanya yg sekaligus pendiri Sinergia Consulting, Amelia Hirawan, yang juga merupakan teman SMA. Itu pun saya masih menunggu dua bulan sejak pertama kali diadakan di bulan September, sebelum akhirnya memberanikan diri untuk benar-benar ikut di bulan November. Di awal-awal itu saya sering keteteran. Pengumuman tema yang jam 6 pagi WIB dan deadline pengumpulan yang tengah malam tentu saja tak pas dengan ritme pewaktuan saya. Tapi saya tak sendiri. Beberapa peserta mengusulkan deadline diundur pagi. Karena mereka lebih suka menulis subuh-subuh. Saya pun ikut mengambil manfaat dari pengunduran deadline ini. SWC kemudian berubah menjadi SAC d

KDrama The Man's Voice

Image
Selesai  menonton Here's My Plan dua hari yang lalu , saya nyambung menonton The Man's Voice. Masih di Viki juga. Drama ini sudah saya masukkan ke watchlist sejak lama. Kalau dilihat dari urutan di watchlist sih bebarengan dengan drama Live On deh. Tapi Live On sudah saya tonton sejak Oktober 2022 lalu. The Man's Voice baru terselesaikan kemarin ini. Cat Sitter Menceritakan Go Mi Rim yang sambil mencari pekerjaan,  bekerja paruh waktu di sebuah toko serba ada (toserba). Dia jatuh hati pada salah satu pelanggan tokonya, seorang pilot yang bernama Baek Tae Hwa. Tae Hwa memiliki seekor kucing bernama Natsume. Natsume biasa dititipkan di tempat penitipan saat Tae Hwa harus bertugas. Namun suatu hari tempat penitipan itu tutup saat Tae Hwa membutuhkannya. Tae Hwa mencari informasi apakah Mi Rim tau tempat penitipan kucing yang lain. Mi Rim pun mengambil kesempatan itu. Dia menawarkan bantuan untuk menjaga Natsume, sambil siapa tau bisa pedekate. Baru malam pertama, Natsume suda

KDrama Here's My Plan

Image
Sebenarnya masih ada beberapa drama Korea yang baru rilis di Netflix France dan belum saya tonton. Beberapa rilis baru memang drakor lama, sudah sempat saya tonton sebelumnya. Ada yang di Viki, ada yang di Youtube. Beberapa lagi, saya kurang suka temanya. Berat-berat. Balas dendam, kriminalitas, politik, ... Pengin yang ringan-ringan saja! Untuk "mengisi kekosongan" (halah!) saya menonton drakor yang tidak baru di Viki. Pilihan jatuh pada Here's My Plan . Rencana Balas Dendam Menceritakan tentang Lee So Hyun, seorang gadis yang memutuskan keluar, berhenti dari sekolah. Meskipun tak sekolah lagi, dia masih lebih suka mengenakan seragamnya saat beraktivitas mencopet smartphone untuk kemudian disalurkan ke penadah, yang akan memformat lalu menjualnya kembali. So Hyun memilih "bekerja" karena dia ingin keluar dari rumah. Berpisah tinggal dengan ibunya yang mengasuhnya sendiri sejak kecil. So Hyun ingin tinggal dekat dengan ayahnya yang baru diketahui keberadaannya.

Mengenang Kenekatan

Seperti biasa, sejak tahun 2018, saya mengikuti tantangan menulis 30 Hari Bercerita di Instagram. Sesuai namanya, 30 hari saja selama bulan Januari. Tak ada batas minimal kata. Caption foto saja juga boleh... Biasanya saya posting sekitar jam 3an. Sesudah Asar. Atau sambil nunggu Asar. Hari Senin ini saya posting cepat. Jam 9 pagi. Pasalnya, siang tadi saya sudah janji dengan teman... Saya sudah menyanggupi mengantar teman saya itu ke dokter. Bukan. Bukan urgent. Dokter mata kok. Bikin janji temunya juga sudah sebulanan yang lalu!  Ceritanya teman saya ini belum lama datang dari Indonesia. Belum pede berbahasa Prancis, katanya. Makanya dia minta ditemenin... Pada akhirnya sih elle s'est débrouillée assez bien. Saya jadi pendukung moral aja. Plus tempat penitipan barang saat dia harus masuk ruang periksa. Sekalian memotivasi untuk keluar rumah juga tuh. Sudah semingguan ini Prancis dingin sekali. Daerah kami tak lewat dari 10°C. Bikin malas keluar rumah. Lagipula memang nggak bisa j