Posts

Mulai Libur Sekolah Musim Dingin 2024

Image
Hari ini mulai libur sekolah musim dingin (vacances d'hiver) untuk zone B di Prancis yang juga melingkupi daerah kami. Tahun ajaran ini, zone B mendapatkan giliran libur terakhir, setelah zone C dan zone A. Ada perpotongan satu minggu dengan zone A. Seminggu kemarin, terlihat peningkatan cukup drastis turis di kota. Turis keluarga yang membawa anak. memang seminggu ini ada perpotongan libur antara zone A dan zone C. dan harus diingat bahwa di musim dingin, daerah kami merupakan tujuan wisata yang menarik. Tak hanya suhunya yang lebih bersahabat. Lokasinya yang dekat dengan pegunungan alpen, memungkinkan mereka yang ingin menikmati salju. Ke pantai dekat, ke salju juga tak jauh. Belum lagi masa pra paskah begini ada banyak acara di daerah kami. Dari Carnaval de Nice , La Fête du Mimosa di Mandelieu, Fête du Citron di Menton, juga festival-festival kecil lain di berbagai kota yang tersebar di Alpes Maritimes. Kami sendiri? Kami tak berencana ke mana-mana selama dua minggu ke depan.

Kembali Mengisi Bensin

"Pengumuman tidak penting: hari ini aku isi bensin!" Demikian pesan yang saya tulis di grup Whatsapp yang berisi dua sahabat Indonesia terdekat saya. Dan saya sendiri, tentunya! Beberapa lama kemudian, salah seorang menjawab, "So what?"  Namun saya baru kembali mengecek Whatsapp saat sahabat satu lagi sudah menanggapi, "Harap maklum, Alfi kan sudah 5 tahun nggak isi bensin, tuh!" Hahaha! Betul, sudah lama sekali saya tak isi bensin. Tapi ya nggak sampe 5 tahun lah ya!...  Heu... Atau sampai?...  Hahaha... Malah ragu sendiri! Saya ingat sempat mengalami kejadian sesudah isi bensin baru tersadar kalau lupa bermasker. Berarti masih dalam masa pandemi kan itu? Jadi, belum 5 tahun kan!? Karena di Prancis, tidak jamak mengenakan masker di hari-hari biasa. Cuma memang saya benar-benar sudah lama tak isi bensin. Sebelumnya, penggunaan mobil paling besar adalah untuk antar-jemput si Butet.  Sejak kejadian lutut yang ternyata berkista, apalagi disambung saat kelingk

Menyusun Tagihan

Image
Pemilihan Umum 2024 baru saja dilaksanakan. Sampai saat saya menulis ini, penghitungan suara masih dilakukan. Tapi sudah terlihat arah calon Presiden baru Indonesia. Ya, masih calon. Karena pelantikannya masih nanti di bulan Oktober kan!? KPU saja belum merilis hasil akhirnya tuh. Sabar, yaaa.... Saat mengetahui arahan hasil Pemilu, saya membaca-baca lebih detil visi dan misi calon kandidat terpilih. Dan seperti saat memilih, saya fokus pada kepentingan pribadi saya.  Egois amat? Ya, kan, visi-misinya buanyak. Belum dikali tiga pasangan calon. Belum ditambah kalau mencari visi-misi para caleg. Makanya saya lebih mencari spesifik yang bersangkutan dengan saya pribadi saja dulu. Lagipula kalau yang global-global seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, memajukan pendidikan, swasembada pangan, ... gitu-gitu kayaknya semua kandidat sama saja. Ya nggak sih? Daaan ... yang saya sebut kepentingan pribadi adalah program-program yang berkaitan dengan diaspora. Dengan WNI d

Memanfaatkan Fitur Multiple Accounts di Whatsapp

Image
Seperti biasa, Top 99 penyetor Kelas Literasi Ibu Profesional berhak masuk ke dalam grup chat khusus. Di grup ini kita bisa menerima informasi terkini tanpa harus berselancar di media sosial. Di situ juga peserta bisa lebih akrab berinteraksi.  Setelah dua tahun menggunakan platform Telegram, Tim Ketua Kelas tahun ini memilih kembali menggunakan Whatsapp. Ini diputuskan berdasar hasil angket saat pendaftaran peserta 2024. Melihat kurang aktifnya peserta di grup Telegram dan banyaknya yang beralasan jarang buka Telegram di tahun sebelumnya lah yang membuat Tim Ketulas mengadakan angket itu. Dan ternyata memang hasilnya lebih banyak yang memilih Whatsapp ketimbang Telegram. Apakah benar grup Top 99 akan lebih aktif di Whatsapp? Kita lihat saja. Ngeri (optimis?) akan kebanjiran pesan, dari awal saya memutuskan untuk mengikuti grup ini dengan akun Whatsapp yang terpisah. Pede banget masuk Top 99? Jelaaasss! Bulan pertama ini, kan!? Berikutnya sih sudah berniat santai. Sampai saat menulis i

Tentang Click and Collect

Image
Pagi tadi, tumben-tumben ngobrol seru sama Teh Shanty . Padahal biasanya saya baru aktif di medsos sesudah si Butet berangkat sekolah. Padahal tadi pagi saya mengantarnya karena hujan. Harusnya saya siap-siap kan!? Akibatnya memang jadi rada gelagapan saat waktunya berangkat. Tapi nggak telat kok! Obrolan diawali dari pesan wa Teh Shanty tentang pencariannya akan buku Ziggy Zesya. Bersambung ke sebuah hidden gem di Palasari. Lalu merembet ke harga buku, mahalnya buku pegangan mahasiswa, mengingat zaman kami dulu suka beli textbook bajakan, sampai ke persoalan mahasiswa yang menunggak SPP. Ada satu hal yang membayangi pikiran saya dan jadi ide tulisan. Apalagi didorong baru setor dua kali di KLIP bulan Februari ini. Eh? Hehehe. Toko Online vs Offline Kami sempat membicarakan mengenai harga buku yang diskon di toko online tapi tak ada diskon sedikitpun di toko offline. Padahal toko yang sama. Iyes. Jaringan toko buku terbesar di Indonesia ituuu. Memang kami tahu, toko offline jelas lebih

Mengakses Lebih Banyak Film/Serial di Netflix dengan Mengubah Pengaturan Bahasa

Image
Beberapa hari yang lalu seorang kawan membagi informasi mengenai sebuah film Yordania di salah satu wag yang saya ikuti. Dia menyayangkan, sepertinya tak masuk ke Netflix Prancis. Saya belum sempat mengeceknya, saat teman lain menyatakan bahwa dia bisa. Saya pun berpikir, jangan-jangan masalah pengaturan bahasa. Setelah mengecek sendiri filmnya, saya lihat film berbahasa Arab itu hanya menyediakan takarir bahasa Inggris dan takarir tertutup ( closed captioning , atau disingkat CC) bahasa Arab. Saya duga, kawan yang pertama tadi hanya mengeset Netflixnya untuk film dan serial yang berbahasa (serta takarir) Prancis dan Indonesia saja. Saya teringat tentang catatan lama mengenai mengubah pengaturan bahasa di Netflix yang ternyata kurang lengkap. Saya pernah membagikannya dan harus menjelaskan lebih lanjut bagaimana cara menemukan bagian akun. Memang tulisan saya itu dibuat dengan mendasarkan pengalaman menggunakan Netflix di PC. Yang tentu saja ada perbedaan dengan aplikasi Android. Dari

Soldes Hiver 2024

Sejak menyelesaikan 30 Hari Bercerita sekaligus sukses meraih badge emas KLIP Januari dengan full 31 setoran, saya belum nulis lagi. Padahal ada banyaaak sekali cerita. Atau mungkin karena saking banyaknya itu, jadi bingung mau mulai dari mana? Ada cerita tentang Butet yang radang telinga tiga minggu yang lalu. Ke dokter, dikasih antibiotik selama seminggu, tapi belum sehat. Menunggu seminggu untuk balik lagi ke dokter. Bukan hanya karena masih berharap sembuh, tapi juga karena memang anaknya tak ada waktu! Jadilah seminggu yang lalu ketahuan kalau radang telinga lagi. Kali ini eksternal. Sebelumnya internal. Antibiotik lagi. Dalam bentuk tetes telinga. Kemarin anaknya masih mengeluh belum pulih sempurna. Sudah baikan, tapi ce n'est pas encore ça! Semoga saja segera membaik ya. Bagaimanapun juga sakit itu mengganggu dan melelahkan, kan!? Kasihan, karena jadwalnya sangat padat. Tugas banyak, evaluasi sering, ujian tiap dua Rabu sekali. Sampai-sampai akhir pekan kemarin ini kami tak