KBBI dan EYD Daring: Dua Situs Andalan
Pernah baca-baca tulisan awal-awal saya di blog ini? Duh, maafkan ya, masih banyak sekali salah-salahnya. Entah itu ejaan, tata bahasa, penggunaan huruf besar, miring, tanda baca, .... Belum lagi hobi saya menebar elipsis. Wah, saya pun kalau baca-baca lagi suka jadi jengah sendiri, tuh! Hehehe. Sebagai yang masih baru banget belajar menulis, jelas tulisan saya jauh dari sempurna. Kalau dibaca ulang, rasanya ada saja yang harus diperbaiki dan dikoreksi. Tak hanya tulisan lama. Sampai tulisan yang belakangan pun masih begitu. Meski niat utama menulis adalah untuk membuat catatan pribadi—alias alasan "itu gaya saya" dan menggunakan dalih selingkung di berbagai suasana, tetap saja ada rasa mengganjal saat mendapati kesalahan-kesalahan yang kadang sebenarnya receh saja itu. Untuk itulah, saya perlu panduan yang tepercaya. Referensi apa lagi yang lebih sahih ketimbang Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Ejaan yang Disempurnakan kan!? KBBI dan EYD: Referensi Wajib dalam Menulis Tentu...