KBBI dan EYD Daring
Pernah baca-baca tulisan awal-awal saya di blog ini?
Duh, maafkan ya, masih banyak sekali salah-salahnya. Entah itu ejaan, tata bahasa, penggunaan huruf besar, miring, tanda baca, .... Belum lagi hobi saya menebar elipsis. Wah, saya pun kalau baca-baca lagi jadi jengah sendiri, tuh! Hehehe.
Sebagai yang masih baru banget belajar menulis, jelas tulisan saya jauh dari sempurna. Kalau dibaca ulang, rasanya ada saja yang harus diperbaiki dan dikoreksi. Tak hanya tulisan lama. Sampai tulisan yang belakangan pun masih begitu.
Meski niat utama menulis adalah untuk membuat catatan pribadi—alias alasan "itu gaya saya" dan menggunakan dalih selingkung, tetap saja ada rasa mengganjal saat mendapati kesalahan-kesalahan yang kadang sebenarnya receh saja itu. Untuk itulah, saya perlu panduan yang tepercaya.
Referensi apa lagi yang lebih sahih ketimbang Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Ejaan yang Disempurnakan kan!?
KBBI dan EYD: Referensi Wajib Penulis
KBBI Daring
Semakin banyak menulis, semakin membuat saya merasa makin perlunya lebih banyak perbendaharaan kata pula. Entah karena memang saya belum mengetahui istilah tepatnya, entah untuk menghindari pengulangan kata. Di sini, saya membutuhkan kamus.
Memboyong Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tentu saja bukanlah prioritas saat awal merantau. Pun saat liburan pulang kampung. Saya masih menganggap bahwa novel-novel karya penulis Indonesia lebih penting untuk menjadi isi koper. Atau sambal instan dan keripik. Eh? Hehehe. Apalagi saat kemudian KBBI tersedia dalam versi daring.
KBBI daring yang resmi dikelola oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang bernaung di bawah Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Saat saya menulis ini, versi yang tersedia adalah versi VI.
Untuk dapat mengaksesnya dengan bebas dan gratis, kita perlu membuat akun. Cukup memberikan nama lengkap, nama yang ingin ditampilkan, alamat pos-el, dan menentukan kata sandi, kita bisa memanfaatkan fungsi pencarian kata di kamus daring ini.
Di situs web ini disediakan juga berbagai fitur yang berkaitan dengan kata yang menarik untuk diulik: tesaurus, berbagai kata turunan (bila ada), penelusuran makna, .... Kita juga bisa mengusulkan makna baru untuk suatu kata yang sudah ada dan entri baru untuk kata yang belum tercantum dalam Kamus Besar.
Panduan EYD Daring
Seperti halnya KBBI Daring, versi daring panduan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) yang resmi pun dikelola oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Saat menulis ini, versi yang tersedia adalah versi V.
Di situs ini kita bisa dengan bebas dan gratis, tak perlu login, mendapatkan pedoman lengkap mengenai penggunaan huruf, penulisan kata, penggunaan tanda baca, dan penulisan unsur serapan. Ada berbagai sub rubrik yang menjelaskan aturan dengan lebih mendetail, disertai dengan contohnya.
Situs ini menjadi referensi saya saat tak yakin akan penggunaan huruf besar, apakah harus menulis dengan huruf miring atau tidak, apakah menggunakan petik satu ('...') atau petik dua ("..."), ... dan tentunya penggunaan elipsis yang tepat! Hehehe.
Situs ini sangat membantu saya dalam menyusun kalimat dengan lebih baik, meletakkan tanda baca dengan lebih tepat, sehingga mereka yang mampir membaca bisa lebih menangkap tulisan saya, lebih dekat dengan yang saya maksudkan.
Pastikan Versi Resmi!
Selain versi fisik dan daring, KBBI sudah ada versi aplikasinya. Dengan aplikasi yang tersedia dalam sistem operasi Android dan iOS ini, kamus bisa diakses meski saat gawai tidak terkoneksi ke internet. Untuk EYD setahu saya baru ada versi daring selain versi fisik dari berbagai penerbit.
Yang jelas, mau versi fisik, aplikasi, ataupun daring, jangan salah memilih saja. Pastikan dari sumber yang benar. Pastikan bukan kamus bajakan! Pastikan bukan aplikasi ataupun situs web abal-abal!
---
Tulisan ini diikutkan dalam Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan Agustus 2026 dengan tema Aplikasi/Situs Daring Favorit yang Ingin Direkomendasikan yang diusung oleh Mamah Host Laksita.







Comments
Post a Comment