Posts

Showing posts from April, 2026

Serial Berlatar Perang Dunia II dan Penutupan Canneseries

Image
Hari keenam Canneseries adalah hari bonus untuk saya. Tadinya saya sudah libur saja. Saya bahkan menolak ajakan Butet untuk hadir dalam acara penutupan. Saya malas naik karpet jambon. Takut jadi terkenal! Huehehe. Terus terang saya lelah juga. Menonton serial secara intensif plus mengantri, kalau setiap hari ya menguras tenaga. Apalagi saya belum lama pulih. Namun saya tak tega menolak ajakan menonton screening Deep . Penasaran juga, melihat sinopsisnya. Acara dijadwalkan pukul 14-15. Saya memastikan Butet benar-benar menyadari pilihannya. Acara penutupan dimulai pukul 19.30. Namun karena ada pink carpet, tentu harus mengantri lebih cepat ketimbang untuk acara di Salle Jean Mineur. Artinya, tak akan ada banyak waktu antara dua acara. Namun dia sudah bertekad, bersemangat.   Kali ini, saya bisa memasak dan kami bisa makan siang sebelum berangkat. Kami mengambil bus agak lebih cepat ketimbang biasanya. Melihat sold-out-nya tiket, pasti banyak penonton dan bahkan mungkin overbook...

Tiga Serial tentang Anak Muda

Image
Setelah hari Minggu yang melelahkan tapi memuaskan, Senin kami tak mencari tontonan lain untuk menambahi Short Form Competition Program 2 yang dijadwalkan Senin siang. Baru terpikir: entah mengapa tiket untuk screening yang satu ini adalah tiket pertama yang dipesan Butet bersamaan Totally Spies. Rencananya, kami makan siang sebelum berangkat mengantri jam 1. Ternyata ada tukang leding yang datang untuk memeriksa kebocoran di gedung. Saya tak bisa memasak karena katanya dia mungkin bolak-balik sedangkan kebocoran ada di dapur. Saya dan Butet pun terpaksa makan di luar untuk menghemat waktu. Tak mungkin mengandalkan pesan antar. Kami sampai di kota tepat tengah hari. Butet memilih poké bowl di Pokawa, meski sebenarnya dia nggak pengen-pengen amat karena baru Sabtu kami pesan antar chirasi dari Yixiki. Duduk di dalam, hawa terasa panas sekali. Mungkin karena terlalu dekat tempat memasak juga. Usai makan kami langsung keluar. Masih terlalu lama menuju waktu acara. Belum setengah 1. Kami j...

3 Serial Pendek dan René Magritte

Image
Hari Sabtu, kami libur. Di rumah saja. Tak memanfaatkan hari ketiga Canneseries. Bukan (hanya) karena lelah. Memang tak ada seri yang menarik saja. Kami mulai lagi hari Minggu . Butet sudah memesan tiket untuk sesi Short Form Competition, Program 1, di hari keempat. Screening serial dengan episode pendek yang masuk dalam kompetisi dibagi menjadi dua sesi. Butet juga sudah memegang tiket untuk Program 2 yang dijadwalkan Senin siang. Minggu pagi kami lihat masih ada tiket tersedia untuk Program 1. Mumpung bukan hari kerja, kami ajaklah papanya. Ternyata berminat. Jadilah kami pergi bertiga. Minggu 25 April 2026 bertepatan diadakannya Triathlon di Cannes. Ada sedikit perubahan jalur bus. Kami sempat khawatir akan ada keterlambatan. Ternyata lancar. Lega. Karena di hari Minggu, busnya lebih jarang.  Saat kami berangkat, ada gerimis kecil yang masih berlanjut selama mengantri menunggu dibukanya akses ke gedung. Gerimis lembut. Deg-degan juga kalau sampai membesar. Alhamdulillah tidak. P...

Oligark vs Makelar dan 3 Drakor

Image
Untuk hari kedua Canneseries, lagi-lagi Butet mengambil sesi pertama: premier 2 episode The Oligarch and the Art Dealer , dokumenter kasus oligark Rusia, Dmitri Rybolovlev, yang menggugat makelar benda seni asal Swiss, Yves Bouvier. Kami mulai memasuki antrian pukul 9.15. Konsekuensi dari mengambil bus yang sama. Kali ini, profil pengantri terlihat berbeda. Jelas saja, di hari pertama serial anak, kali ini dokumenter. Group yang hadir pun bukan anak-anak lagi melainkan para remaja. Entah apakah siswi SMA atau mahasiswi. Tetiba terpikir, kok saya tak melihat laki-laki dalam grup. Pada saat mengantri, ada seorang ibu yang datang ke saya. Bertanya ini-itu tentang Canneserie. Rupanya dia turis domestik dari Toulouse. Sayangnya dia sudah harus kembali dengan kereta api pukul 13. Penayangan serial pagi itu, karena 2 episode yang masing-masing 1 jam, baru dijadwalkan berakhir pukul 12. Di dalam ruang, kami diarahkan untuk mengambil baris terdepan, setengah dari baris kedua, atau baris mulai p...

Totally Spies dan Jisoo

Image
Festival serial tahunan Canneseries 2026 berlangsung dari tanggal 23—28 April. Selama 8 tahun penyelenggaraannya, saya belum pernah tertarik mengikutinya. Baru tahun ke-9 ini saya berminat. Itupun karena Butet. Butet yang mudik sejak awal April mencari kegiatan untuk mengisi waktunya. Dia sudah mencari pekerjaan musiman. Sayangnya lowongan yang tersedia hanya untuk Juli—Agustus. Dia sudah mendaftar dan lulus seleksi akreditasi untuk 3 Jours à Cannes pada periode Festival Internasional Film nanti. Saya sudah mengajaknya untuk menonton film-film di kompetisi paralel. Karena akreditasi 3 Jours à Cannes ya cuma berlaku selama 3 hari yang dipilihnya. Sebagai rakyat jelata, kami harus puas dengan tontonan tanpa akreditasi. Tapi itu juga masih pertengahan Mei. Karenanya, Butet mengulik Canneseries yang selama ini tak kami lirik.  Canneseries lebih mudah diakses oleh masyarakat umum. Berbagai premier serial bisa ditonton dengan tiket gratis yang bisa dipesan di website Canneseries. Cukup m...

Cerita Random

Waktu diumumkan tema Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan April 2026, saya kaget. Lho, kok Cerita Random ? Saya pikir Cerita Absurd ! Tahun ini tema Tantangan Bulanan tidak lagi dikocok dari usulan tema di awal tahun. Penentuan tema jadi priviledge mamah yang sudah secara sukarela mengajukan diri menjadi mamah host tantangan  tiap bulannya . Saat sempat dibahas di akhir bulan Maret, saya menangkap "absurd", bukan "random"! Jelas, saya belum menulis lah yaaa. Tapi terus terang, saya sudah ada ide. Saya mau menulis tentang anak-anak saya yang berdarah 100% Indonesia tapi tak bisa berbahasa Indonesia dengan lancar. Terutama si Butet. Bisa ditangkap kan, bagaimana bahasan itu jadi terasa terlalu serius untuk tema random? Meski sudah jelas temanya random, saya sempat mencoba menulis dua alinea. Tapi lalu saya tinggalkan. Apalagi saat kemudian menyadari sudah pernah menulis hal yang sama . Saya pun ganti beralih menulis sesuatu yang benar-benar random: yang terli...

Serial Indonesia Made with Love

Image
Belakangan, saya melihat makin banyak serial Indonesia yang masuk ke Netflix France. Serial panjang 50an episode, tipe soap opera . Sinetron lah ya. Melihat judulnya saja, saya tidak minat menontonnya. Apalagi sepanjang itu. 15 April yang lalu, saya menemukan serial yang baru rilis Made with Love , yang dalam versi asli Indonesianya berjudul Luka, Masak, Cinta . Mini seri. Hanya 8 episode. Per episode 30 menitan saja. Luka(,) sang Chef Menceritakan tentang Luka Amanda (diperankan oleh Mawar de Jongh), yang belerja menjadi sous chef di restoran Umah Rasa milik Sari Saraswati (Sha Ine Febriyanti), ibunya. Luka suka memasak dan memang jago. Dia selalu memasak dengan presisi. Dia berharap suatu hari nanti menjadi head chef , menggantikan posisi ibunya. Namun ternyata Sari memilih merekrut Dennis Surya (Deva Mahenra), seorang chef yang berpengalaman bekerja di berbagai rumah makan di segala penjuru dunia, untuk menggantikannya selama dia harus absen berobat. Sari menganggap bahwa Dennis ya...

Catatan dari Partisipasi dalam Obral KBK Februari 2026

Image
Dalam berbagai kesempatan, saya lebih memilih berada di balik layar. Saya suka berada dalam tim yang menyiapkan acara, memastikan semua berjalan lancar, tanpa tampil secara fisik. Karenanya, saya sendiri heran, kok bisa-bisanya menerima permintaan mengisi Live Klub Buku Kelas Literasi Ibu Profesional (Klub Buku KLIP, KBK) di Instagram, yang 2026 ini berjudul Obral, Obrolan Literasi? Karena bujukan Mbak Isti? Karena koordinasi yang sigap dari Mbak Amie? Karena usaha mereka untuk mengakomodir segala keterbatasan saya? Karena kangen saya ngobrol seru bersama mereka berdua selayaknya saat saya masih aktif di Tim KBK? Saya tidak menyesal kok. Senang. Karena saya belajar banyak hal! Perdana Live Instagram Sekian waktu bertualang di berbagai media daring, baru kemarin itu saya live Instagram. Jadi penonton sih sering. Tapi jadi penampil, ya pertama kalinya. Karenanya saya wanti-wanti sama Mbak Isti buat membimbing, memberi tahu kalau ada yang kurang pas atau apapun itu. Saya sudah bersiap sej...

Kesaktian Emak-emak dalam Menemukan Barang Hilang

Image
Akhirnya Rabu sore ini saya memilih absen ke kursus bahasa Jepang lagi. Saya absen tadarus dan menyimak kajian Rabu pagi sambil baringan. Makan siang pun kembali memanfaatkan layanan pesan antar. Rasanya terlalu maksa kalau saya malah tetap pergi kursus.  Meski sudah jauh lebih enak, nafas saya masih berat. Badan masih lekas lelah. Narasi kyō, musume ga ie ni kaerimashita  dari Rabu lalu yang sudah saya siapkan adaptasinya dengan mengganti kyō menjadi senshū no suiyōbi  pun batal saya presentasikan.  Cukup berat untuk absen lagi. Mengingat bahwa Rabu ini merupakan kursus terakhir sebelum masuk periode libur musim semi selama dua minggu ke depan. Total, saya tidak kursus 4 minggu berturut-turut sebelum masuk lagi 29 April nanti. Insya Allah. Semoga sehat, aamiin. Sambil memasak ayam oven untuk makan malam, saya membuka-buka bahan pelajaran sebelumnya. Bukan, bukan untuk belajar. Saya ingin menyusun kertas-kertas fotokopian dan catatan yang masih lepas ke dalam binde...

Butet Libur Panjang

Masa pembelajaran kelas persiapan artistik Rubika resmi usai sejak 27 Maret 2026. Butet mudik Rabu 1 April lalu. Tentu saja dia bisa mudik lebih cepat. Atau lebih lambat. Tapi hari itu, pas sekali ada tiket pesawat murah. Dengan jadwal penerbangan yang nyaman, pula: siang hari. Kebanyakan penerbangan pagi-pagi sekali, yang tidak memungkinkan Butet meraih bandara, atau malam sekali, yang menyulitkan penjemputnya. Karena dijadwalkan sampai bandara Nice pukul 14an, diputuskan saya menjemputnya sendirian. Untuk menghemat biaya kendaraan umum karena mobil kami sedang rusak dan belum diperbaiki hingga saat saya menulis ini. Kebetulan Paksu ada agenda meeting juga. DOMS di paha oleh-oleh dari Paris sudah hilang, saya sudah bersemangat menjemput. Paksu bahkan meminta saya tidur di kamar Butet dulu karena dia mulai batuk-batuk, sepulang dari jalan ke pasar Sabtu tanpa sweter dengan pedenya, untuk menghindari penularan.  Saya membuat janji bertemu dengan teman di pusat kota Nice sebelum wakt...