Totally Spies dan Jisoo

Festival serial tahunan Canneseries 2026 berlangsung dari tanggal 23—28 April. Selama 8 tahun penyelenggaraannya, saya belum pernah tertarik mengikutinya. Baru tahun ke-9 ini saya berminat. Itupun karena Butet.

Butet yang mudik sejak awal April mencari kegiatan untuk mengisi waktunya. Dia sudah mencari pekerjaan musiman. Sayangnya lowongan yang tersedia hanya untuk Juli—Agustus. Dia sudah mendaftar dan lulus seleksi akreditasi untuk 3 Jours à Cannes pada periode Festival Internasional Film nanti.

Saya sudah mengajaknya untuk menonton film-film di kompetisi paralel. Karena akreditasi 3 Jours à Cannes ya cuma berlaku selama 3 hari yang dipilihnya. Sebagai rakyat jelata, kami harus puas dengan tontonan tanpa akreditasi.

Tapi itu juga masih pertengahan Mei. Karenanya, Butet mengulik Canneseries yang selama ini tak kami lirik. 

Canneseries lebih mudah diakses oleh masyarakat umum. Berbagai premier serial bisa ditonton dengan tiket gratis yang bisa dipesan di website Canneseries. Cukup membuat login. Siapa cepat dia dapat. Selain premier serial, ada temu artis dan dialog dengan para pelaku serial juga. Semua acara diadakan di Palais des Festivals et des Congres.

Kami mendapatkan tiket acara pertama di hari pertama: premier 2 episode serial Totally Spies, season 9! Agak ragu. Karena bukannya dihadiri kru serial, acara ini diikuti dialog dengan seorang influencer kecantikan. Tapi kami pergi juga. Tujuan utamanya kan nonton serialnya ya!?

Untuk acara yang dijadwalkan jam 10 pagi, kami berangkat jam 9 dari rumah. Sampai lokasi pukul 9.15-an, sudah ada beberapa orang yang mengantri. Sebelum masuk antrian, ada petugas yang memeriksa apakah kami memegang tiket yang benar. Pintu masuk gedung baru dibuka pukul 9.30 dengan melewati pemeriksaan barang dan detektor logam.

Pemeriksaan tiket yang sebenarnya baru dilakukan pas sebelum masuk ruang. Saya tak tahu bagaimana prosedurnya untuk grup anak-anak yang menonton bersama kami pagi itu.

Tiket tak bernomor tempat duduk. Kami dibebaskan memilih tempat duduk sendiri, asal bukan di kursi-kursi tertentu: beberapa barisan depan yang khusus untuk grup anak-anak tadi, lalu ada beberapa kursi yang ditandai "reservé". Kami mendapatkan kursi tengah di barisan tengah.

Sebelum serial diputar, pembawa acara mengundang seseorang naik ke panggung untuk berbicara. Saya lupa dia siapa. Yang jelas dia adalah kru produksi. Dia mengingatkan penonton bahwa tahun ini Totally Spies berusia 25 tahun. Wah, tak terasa ya!?

Sudah lama juga kami tak menonton Totally Spies. Sejak season 5, sepertinya. Atau saat kembali lagi di season 6. Kalau season 7 sih Butet sudah tak tertarik. Karenanya semingguan sebelumnya saya sempatkan menonton beberapa episode season 7 yang ternyata trio Sam, Clover, dan Alex pindah ke Singapura! Dan Butet tetap tak tertarik! Hahaha.

Dua episode berlangsung cepat. Yah, cuma 22 menit juga. Acara dilanjutkan dengan dialog bersama Gaëlle Garcia Diaz yang ternyata akan merilis kosmetik kolaborasi dengan Totally Spies yang juga cepat saja. Tak ada sesi tanya-jawab. Pukul 11.15an, acara usai. 

Keluar gedung, Butet penasaran dengan butik suvenir spesial Canneserie dan tergoda membeli kaus kaki di sana. Ya, kaus kaki! Dari sana kami sempatkan membuat foto di pink carpet di tangga utama Palais des Festivals. Merah untuk film, merah jambu untuk serial, ceritanya. Lalu kami lanjut ke halte bus untuk pulang.

Sesudah makan siang, saya sempatkan untuk tidur sejenak. Butet mengajak kembali lagi ke kota pada acara pink carpet untuk melihat Jisoo! Ya, Jisoo Blackpink itu. Dia diundang ke Canneseries untuk menerima Rising Star Award dari Madame Figaro.

Butet bukan fans berat Jisoo. Apalagi Blackpink. Dia penasaran saja, bakal seperti apa sambutan fans Jisoo di Cannes. 

Dari awal saya menolak untuk ikut menunggu bersama para pemburu selebritas. Asal tahu saja: saat kami pulang dari menonton Totally Spies, sudah ada yang ngetem menunggu lho! Padahal kan baru jam 11-an. Sedangkan pink carpet dijadwalkan mulai 18.15! Kami sendiri baru sampai pusat kota pukul 17an.

Rencananya saya mau jalan-jalan saja selama Butet fans girling. Namun kemudian karena mencari toilet, saya pun memanfaatkan duduk sejenak sambil menghabiskan milkshake. Heu....

Pukul 18an, Butet mengirim kabar kalau pink carpet sudah mulai. Saya pun beranjak. Saya mendekat ke Palais des Festivals. Saya memilih berdiam di seberang jalan meski saya lihat bagian khusus untuk fans masih cukup lega dan mudah diakses. Tentu saja bukan di depan dan di tengah ya. Bahkan Butet pun sudah hanya dapat tempat di pinggir.

Di trotoar seberang jalan itu saya mendapati bahwa Jisoo ternyata tidak sepopuler itu!

Ada 3 remaja yang bertanya-tanya ada siapa, kok rame amat. Kira-kira begini dialognya (S: saya, R: remaja)

S: Ada Jisoo
R1: Siapa Jisoo?
S: Blackpink
R2: Oh ya, serial yang itu tuh! (Ketuker Black Mirror kah?)
S: Bukan serial. Girl group.
R2: Oh, yang band itu? (Yah, boleh lah)
R3: Aku cuma kenal BTS.
S: Lha itu sama-sama KPop.
R1: Ah, nggak kenal. Biarin orang lain yang kenal aja deh!

Dan mereka tidak sendiri. Ada mungkin 2—3 grup lagi yang sempat coba saya jelaskan siapa Jisoo. Salah satunya saya tunjuki truk yang mempromosikan Jisoo yang berputar-putar di pusat kota Cannes entah berapa kali—yang saya sudah melihatnya paling tidak 3 kali selama saya berdiri satu jam di sana. Jadi kayak PR-nya Jisoo aja ya!? Hahaha.

Ya, saya menunggu selama satu jam! Jisoo baru datang 19.15. Hanya 15 menit sebelum acara dijadwalkan dimulai. Saya mengerti dia datang terakhir. Tapi apakah harus semepet itu?

Bukan soal durasi fans yang menunggunya. Menunggu lama tak apa, asal bisa bertemu, kan!? Ini kebanyakan fans tak bisa bertemu. Jisoo datang dengan mobil, turun tepat di depan pink carpet, dan hanya memberikan tanda tangan untuk 5—6 fans yang menunggu tepat di tengah sana. Jisoo langsung diminta menaiki tangga ... untuk difoto-foto lama di karpet merah jambu!

Butet sih tak terlalu kecewa meski sudah berdiri menunggu selama 2 jam. Katanya ini pemanasan kalau nanti menanti Uhm Taegoo saat Festival Film. Semoga saja aktornya benar hadir. Karena dia bukan pemeran utama di film Hope yang masuk dalam seleksi resmi!


Comments

Popular posts from this blog

Berbagai Hidangan Kambing Khas Solo

7 Alasan Merantau selain Perbaikan Ekonomi

Tanpa Internet? Bisakah?