Demonstrasi Gabungan 17 Oktober
Minggu pagi, saat buka Whatsapp saya lihat ada yang menge-tag saya di grup alumni kuliah. Rupanya ada seorang kawan yang menanyakan tentang kerusuhan yang terjadi Sabtu, 17 Oktober 2026 akibat demonstrasi di Prancis.
Alhamdulillah Cannes aman. Butet di Valenciennes juga aman. Yah, relatif....
Sabtu malam ada kabar terjadinya kebakaran di sebuah tempat permainan anak-anak. Lokasinya ini sebenarnya jauh dari tempat tinggal Butet. Namun satu lingkungan dengan icerink tempat Butet biasa ice skating.
Saat Minggu pagi ke sana, Butet melihat suasana masih cukup mencekam. Entah karena sepi awal periode libur sekolah musim gugur, atau karena pemandangan gedung dan bau hangus yang masih menguar kuat.
Kebakaran terjadi malam hari. Jauh sesudah demonstrasi berakhir. Sampai saat menulis ini, masih belum jelas pelakunya dan apa alasannya. Demonstrasi di Valenciennes sendiri berjalan aman dan lancar Sabtu siang. Dan daerah itu tidak termasuk jalur demonstran. Namun memang, daerah itu dikenal sebagai daerah yang cukup "panas".
Ya, Butet juga aman. Saya sudah minta dia untuk ekstra hati-hati dan mencari informasi sebanyak mungkin sebelum berangkat ke icerink. Dan dia tidak sendiri.
Privilese tinggal di kota kecil, begitu yang saya sampaikan ke mereka yang menanyakan keamanan kami di Prancis. Kerusuhan dan penjarahan terjadi di kota-kota besar: Paris, Marseille, Lille, ... dan yang terdekat, ibu kota département kami: Nice.
Sedih sekaligus geram melihat video penjarahan di media sosial. Betapa mereka tak takut direkam. Betapa mereka tak malu melakukan kejahatan!
Tak berpikirkah mereka akan usaha yang dikerahkan pemilik toko? Apakah dengan mencuri sesama saudara sebangsa akan membuat pemerintah mengabulkan tuntutan yang disampaikan dalam demonstrasi?
Saya rasa tidak. Bahkan kontra produktif. Terlihat bagaimana mereka yang sudah anti demonstrasi jadi makin menolak.
Demonstrasi Sabtu kemarin adalah demonstrasi gabungan. Bukan lagi hanya pelajar dan mahasiswa. Tapi sudah mengumpulkan berbagai lapisan masyarakat.
Tuntutannya pun sudah melebar, tak hanya para pelajar yang minta perbaikan kondisi belajar, minta guru pengganti yang absen, jadwal yang lebih manusiawi, transparansi seleksi perguruan tinggi, ....
Tidak cuma nyambung ke soal biaya kuliah yang kabarnya mau dinaikkan, perluasan jangkauan tunjangan mahasiswa, penambahan personil kantin yang kewalahan karena program menu 1 euro, meminta pengurangan biaya untuk mahasiswa asing, ... setelah mahasiswa gabung mendukung.
Tuntutan bertambah ke soal penurunan taraf hidup, permintaan kenaikan gaji, pembatalan dimundurkannya usia pensiun, ... sampai bebaskan Palestina dan tuntutan-tuntutan spesifik lainnya.
Makin besar kerumunan, makin besar pula kemungkinan untuk disusupi, kan!?
Belum dipastikan apakah para penjarah benar-benar di luar demonstran yang "sesungguhnya". Belum jelas apakah tak ada demonstran "beneran" yang terprovokasi dan ikut merusuh.
Yang jelas, di beberapa bagian lain di Paris (untuk tidak melupakan kota-kota lain) demonstrasi berjalan tertib dan aman. Tidak seluruh Paris, apalagi Prancis, terjadi kerusuhan dan penjarahan. Demonstrasi berjalan seperti biasa. Seperti layaknya demonstrasi ala Prancis, negeri di mana demonstrasi sudah menjadi salah satu ciri khasnya!
Semoga saja model demonstrasi seperti ini yang akan ditunjukkan ke depannya. Terutama bahwa minggu ini panggilan untuk demonstrasi masih diteruskan. Dan semoga mereka yang bertugas mengamankan jalannya demonstrasi benar-benar melaksanakan misinya dengan baik. Tapi itu cerita lain lagi....
Comments
Post a Comment