Sampah dan Kebiasaan
Hari ini departement kami memasuki hari pertama lockdown lokal. Hanya weekend saja,selama dua weekend ke depan. Dari Jum'at pukul 18.00 hingga Senin pukul 6 pagi. Atau kata politisi, lockdown-nya seharian aja kok, dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore!... Habis itu bukan lockdown, tapi jam malam!... Yeih, sama saja!... Saya termasuk yang menunggu masa lockdown. Ngeri-ngeri sedap melihat perkembangan pandemi yang belum menuju arah perbaikan. Tapi lockdown lokal kali ini, saya nilai tidak adil sama sekali! Bagaimana tidak? Alasannya adalah untuk menghalangi datangnya turis ke daerah kami. Sedangkan jadwal libur sekolah kan bergantian. Lockdown jatuh di masa daerah kami masuk liburan! Hanya ada zone B yang libur. Dan zone B adalah zoe terakhir pada taun ajaran ini. Kalau memang ingin menghalangi turis datang ke daerah kami, kenapa tidak saat zone A dan C libur kemarin? Ini sih sama saja dengan menghukum kami. Bayangkan orang-orang yang harus bekerja dan mengirimkan anak-anaknya ke centre...