Belanja Fesyen Buatan Indonesia

Meski pada akhirnya kami tak sempat beli-beli oleh-oleh , sebelum berangkat kami sudah sempat membuat semacam daftar apa saja yang ingin kami bawa dari Indonesia. Kami catat apa saja yang ingin kami beli. Agar tak lupa. Agar tak mengakumulasi juga membeli hal-hal yang tak terlalu kami perlukan dan akhirnya yang penting-penting malah tak terbawa... Makanan, jelas. Tanpa dicatat, maunya tentu membawa semua. Kalap mata. Sayangnya belanja makanan yang kami rencanakan dilakukan di akhir liburan tak terlaksana... Buku juga masuk prioritas belanja. Pulang ke Indonesia adalah kesempatan memperbarui koleksi buku Indonesia . Besyukur sekarang ada iPusnas. Tapi tak semua buku ada di sana kan!? Terutama buku-buku keluaran baru. Kalau tak dicatat, bisa-bisa satu koper isi buku semua!... Fesyen adalah salah satu belanja tambahan. Tak terlalu menarik, sebenarnya. Karena kami biasa membeli pakaian di musim obral besar saja. Dengan tingkat inflasi Indonesia yang cukup tinggi, harga obralan di Pran...