Posts

Showing posts with the label sekolah

Sebelum Kembali SFH

Hari ini Butet memilih pulang naik bus bersama teman-temannya. Padahal bawaannya banyak. Dia harus mengosongkan lokernya, membawa pulang semua buku-buku sekolanya. Karena hari ini, hari terakhir masuk sekolah seara presentielle, di kelas. Mulai Selasa, dimulai pembelajaran secara distancielle, jarak jauh, sfh... Saya sudah menawari untuk menjemputnya dengan mobil. Namun Butet tak mau. Entah kapan bisa bertemu teman-temannya lagi, katanya. Dia memang yang paling mendukung lockdown di rumah. Dan yang paling optimis bahwa lockdown 3 ini bakal diperpanjang lagi... Optimis, atau pesimis, itu ya?... 🤔😅 Untuk mengosongkan lokernya, Butet sudah mencicil dari kemarin. Masalahnya, dia pulang tidak hanya membawa buku sekolah saja. Tapi dia juga membawa buku-buku fiksi, hasil pinjam-meminjam dengan tema-temannya... Meski selama lockdown masih bisa mengatur bertemu sekedar bertukar buku, tapi gadis-gadis remaja itu memilih untuk menghindarinya sedapat mungkin. Mereka tak cuma saling mengembalikan...

Lockdown 3.1

Image
Siang ini saya dan Butet berjalan-jalan ke kota. Pertama kalinya saya jalan ke kota sejak lockdown ke-3 ini. Memanfaatkan waktu mumpung masih sempat. Sambil berharap cemas akan pidato presiden yang sudah dijadwalkan malam ini... Pidato presiden memang membuat hati berdebar. Kami sudah biasa mendengar pengumuman perdana menteri atau menteri kesehatan setiap Rabu atau Kamis. Tapi presiden... Presiden jarang pidato di tivi selama pandemi. Kalau pidato, itu adalah untuk mengumumkan lockdown!... Ya, departement kami sendiri sudah lockdown lokal sejak tanggal 22 lalu. Tapi tetap saja bertanya-tanya; apa yang baru? Meski longgar, kota terlihat lebih sepi dari sebelum  lockdown . Hal ini tentu sebagian besar diakibatkan oleh tutupnya toko-toko yang dianggap tidak esensial. Toko pakaian, toko aksesoris, toko suvenir, ... semua tutup. Beberapa membuka sedikit pintunya untuk memberikan layanan click&collect... Namun kota tak bisa dibilang sepi juga. Dengan matahari yang cerah dan suhu uda...

Penggiliran Pelajaran Olah Raga

Hari ini Butet masuk jam 10. Pasalnya, minggu ini giliran siswa perempuan di kelasnya untuk tidak mengikuti pelajaran olah raga... Pelajaran olah raga ini banyak juga diuliknya. Pertama, tidak ada lagi olah raga indoor. Semua kegiatan olah raga harus dilakukan outdoor. Ini peraturan resmi dari pemerintah. Berlaku juga untuk segala kegiatan olah raga di luar sekolah. Tentu tak mudah mengubah program pembelajaran dan mengatur penjadwalan. Karena tentunya, tempat olah raga di luar bukannya tak terbatas... Jenis olah raga pun jadi dibatasi. Tenis meja, misalnya, tidak dipilih lagi. Sterilisasi meja membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya. Belum lagi bola pingpongnya yang mudah terbang ke mana-mana... Tenis meja diganti volley, lapangan dinilai tak mendukung protokol penjagaan jarak. Karena memang, dalam satu jam tertentu, tidak hanya satu kelas yang berolah raga. Tidak hanya anak college, namun ada siswa lycée juga... Karenanya sekolah memilih membagi dua kelas untuk jadwal olah raga tertentu...

Karnaval 2021

Image
Hari ini Mardi Gras , hari Selasa sebelum Mecredi des Cendres .  Di Indonesia saya mengenal Mercredi des Cendres atau Rabu Abu, tapi tidak kenal Mardi Gras yang secara literal artinya Selasa (Ber)Lemak.  Rabu Abu menandai dimulainya puasa 40 hari Pra-Paskah bagi umat Kristiani. Ditandai dengan menghabiskan bahan-bahan makanan agar tidak menggoda iman selama puasa. Hari menghabiskan gras , lemak, alias makan enak. Hari di mana secara tradisi orang-orang memasak beignets, crêpes, gaufres, ganses, bugnes, oreillettes, churros , ... segala goreng-gorengan yang memeriahkan karnaval!... Ya, Mardi Gras adalah hari di mana secara tradisi diadakannya karnaval. Skala besar seperti Rio Carnival atau Carnaval de Nice, juga skala kecil di sekolah-sekolah ataupun lingkungan keluarga. Tahun ini, karnaval-karnaval dalam skala besar ditiadakan karena pandemi. Rata-rata orang tua siswa di Prancis sudah tidak memikirkan diadakannya karnaval di sekolah lagi. Karenanya, saya dan seorang sa...