Valenciennes Januari 2026 H2
Hari ini resmi dimulai "misi" membantu Butet. Saya berangkat menjelang jam 9 pagi ke asramanya. Memang niatnya pergi begitu matahari terbit. Hujan turun membuat kegelapan di luat bertahan lebih lama.
Halte tram hanya 300-an meter dari penginapan kami. Hujan langsung menyambut begitu saya keluar dari gedung penginapan. Tak bisa dibilang deras. Kecil, lembut, tapi padat rata. Tetap saja jaket saya kuyup. Di utara Prancis ini, sangat tidak disarankan membawa payung saat hujan mengingat sering berangin.
Sambil menunggu datangnya tram, saya sempatkan mengisi ulang kartu transportasi saya. Sempat keder saat melihat tram nomor 1 yang penuh. Ternyata tram nomor 2, yang saya naiki, lebih nyaman. Saya turun bersama dengan para mahasiswa Rubika dan perguruan tinggi lain yang berada di lingkungan yang sama.
Butet masih mengerjakan tugasnya, saat saya tiba. Saya mencicil mencuci gelas-gelas yang kami tinggalkan begitu saja di hari pertama, sambil berbincang dengannya. Sesekali saya melihat hasil kerjanya dan mendengarkan penjelasannya.
Hari ini, kuliahnya dimulai pukul 10.15. Butet baru berangkat pukul 10. Untungnya bertempat tinggal hanya 500 meter dari kampus, ya!?
Begitu dia berangkat, saya langsung bergerak. Pertama, memesan airfryer yang sedang diskon 40%. Yihaaa! Saya memilih opsi mengambilnya di Fnac di pusat kota. Gratis, dan cepat. Janjinya, besok sudah sampai.
Tenang, karena telah memperoleh airfryer idaman, saya lanjut membereskan kamar. Saya sempatkan ke Lidl untuk belanja keperluan penginapan (sabun mandi, tisu toilet, kopi, .... Mumpung sempat, karena tak yakin bisa mengejar waktu dalam perjalanan pulang. Apalagi Paksu datang menjelang tengah hari untuk makan siang.
Tadinya saya berniat ke toko daging halal. Namun hujan yang masih turun, meski tak deras, membuat urung. Saya memilih ke supermarket Lidl yang berlokasi dekat asrama Butet saja, meski sudah tahu bahwa produk yang ditawarkannya kurang sesuai selera kami.
Saat hendak keluar dari gedung asrama, saya bertemu dengan petugas kebersihan yang langsung mengenali saya. Dia menegur, "Anda datang untuk hujan?"
Saya pun tertawa. Entah apakah dia tahu bahwa kami tinggal di Cannes yang terkenal dengan kehangatan dan mataharinya. Kami pun berbincang sejenak, membicarakan tentang mengapa saya mengunjungi Butet. Dia menanyakan apakah tidak ada yang gawat dengan punggungnya, dan menenangkan saya bahwa rata-rata kamar mahasiswa penghuni asrama ini berantakan semua! Hahaha.
Tidak semua yang saya cari bisa saya temukan Lidl. Namun saya mendapatkan cordon bleu halal dan memutuskan memasak nasi untuk makan siang.
Hari ini saya berhasil "membebaskan" meja belajar Butet. Paksu pun bisa menggunakannya untuk bekerja dengan tenang sepanjang siang. Tanpa takut salah sentuh atau terpaksa memindahkan barang dan kemudian disalahkan karena tidak bisa ditemukan pemiliknya. Hahaha.
Butet pulang, kami pun pamit. Tak lupa membungkus nasi yang tadi siang sengaja saya masak banyak, meski kami tak bisa makan bersama. Selain mengejar tram, saya dan Paksu juga perlu membebaskan kamar agar Butet bisa lekas mengerjakan tugasnya. Dan Paksu juga harus ke Paris besok dengan TGV paling pagi.
Tak lupa saya membungkus juga 4 potong ayam oven yang saya bawa dari Cannes. Ada 16 potong yang saya bawa. Namun dengan perspektif akan adanya air fryer, tak perlu meninggalkan terlalu banyak ayam matang untuk Butet kan!? Hehehe.
Hujan lembut masih turun. Sempat terpikir untuk berhenti di pusat kota untuk berbelanja, tetapi urung. Sudah ada belanjaan dari Lidl juga. Dan sudah ada nasi dan lauk yang dinggal dipanaskan.
Saya mandi cepat karena suhu air terlalu tinggi! Berlawanan sekali dengan asrama Butet yang kalau malam suka kehabisan air panas. Padahal di malam pertama rasanya airnya tidak sepanas itu. Karena belum cuku memanaskan, mungkin ya, pemanas airnya?
Sayang sekali karena sebenarnya saya ingin berlama-lama mandi. Sesudah kerja keras, mandi air hangat pasti enak kan!?
Atau memang pemilik rumah sengaja menaikkan suhu air agar penyewa tidak berlama-lama mandi alias berboros-boros air?
Heu ....

Comments
Post a Comment