Posts

Showing posts from 2026

Butet Resmi Terdaftar di Bachelor Animasi 3D Rubika Valenciennes

Image
Sabtu 21 Februari ini, Butet memasuki periode libur musim dingin. Periode libur Valenciennes sama dengan Cannes. Sama-sama zone B. Namun Butet tak mudik. Liburnya hanya seminggu. Tidak dua minggu seperti jadwal libur normal. Program kelas persiapan memang padat. PrĂ©pa Rubika sendiri dijadwalkan berakhir bulan Maret. Jadi sudah akhir tahun ajaran, ceritanya. Kok tidak sampai Juni? Mulai Maret, mulai juga masa-masa pendaftaran dan seleksi masuk sekolah-sekolah animasi. Mahasiswa prĂ©pa layaknya mempersiapkan portofolio dan belajar untuk tes serta wawancara. Layaknya? Begitulah. Karena itulah Butet memutuskan untuk tak mudik guna persiapan seleksi-seleksi ini. Namun ternyata sudah tak perlu lagi untuknya. Alhamdulillah  Butet sudah dinyatakan diterima di Bachelor Animation 3D Rubika Valenciennes sejak 11 Februari 2026 yang lalu. Memang prĂ©pa Rubika adalah prĂ©pa integrĂ©e. Namun tetap saja ada prosedur portofolio dan wawancara yang harus dilewati. Tak cukup dengan nilai rapor saja. Butet...

1 Ramadan 1447 H

Image
1 Ramadan 1447 H di Prancis ditetapkan bertepatan dengan 18 Februari 2026. Hari ini, sebagian besar muslim-muslimah Prancis mulai menjalankan puasa Ramadan. Sebagian besar? Ya, karena di Prancis pun, ada perbedaan penentuan awal Ramadan. Saya tidak mendalami tepatnya apa, dasar perbedaannya. Ada yang mengatakan bahwa Sya'ban belum genap padahal saya melihat di kalender aplikasi (yang berdasarkan perhitungan astronomi) bahwa Sya'ban sudah sampai tanggal 29. Ada yang mengatakan hilal belum terlihat. Ada pula yang sekedar mengikuti negara asal yang memang komunitas muslimnya cukup besar. Yang dekat-dekat saja tentunya ya: negara-negara magribi (Afrika bagian utara) dan yang paling jauh Turki. Sayangnya,  belum ada lembaga Islam "resmi" yang benar-benar bisa menghimpun seluruh organisasi Islam di Prancis. CFCM yang sempat lama saya jadikan panduan pun tak jelas kondisinya. Tak ada informasi engenai isbat, misalnya.  Kami pun memilih mengikuti keputusan Masjid Agung Paris,...

Film Indonesia Surat untuk Masa Mudaku

Image
Jumat kemarin ini, saya menonton film Surat untuk Masa Mudaku di Netflix. Saya memulainya sekitar jam 10 pagi dan menyelesaikannya hampir tengah malam. Yah begitulah kalau nonton sambil-sambil. Entah terpotong berapa kali. Begitu pun, saya baru tidur lewat tengah malam!  Pasalnya, sesudahnya saya menghabiskan beberapa waktu untuk googling .  Saat menonton credits akhir, saya baru menyadari bahwa pemeran utama di Satu Kakak Tujuh Ponakan yang saya tonton akhir tahun lalu di Netflix juga adalah BUKAN Iqbaal Ramadhan! Dan saya baru menyadari keberadaan aktor bernama Chicco Kurniawan! CK sendiri hanya muncul sebentar di akhir film, memerankan versi dewasa dari salah satu karakter anak dalam film. Semacam bintang tamu lah ya! Saya pun jadi mencari-cari siapa CK ini. Ternyata dia sempat meraih piala Citra tahun 2021 untuk film Penyalin Cahaya —yang sebenarnya ada juga di Netflix France tapi saya belum menontonnya karena merasa seram. Wah, ketinggalan berita, saya! Namun dari foto...

Valenciennes Januari 2026 H8

Image
Dan sampailah kami kembali di Cannes setelah 8 hari di Valenciennes! Perjalanan pulang kali ini merupakan yang ternyaman. Paksu tak mau susah. Kami naik Uber Ride dari Valenciennes ke bandara Lille. Padahal Butet pulang lebih cepat dari yang dijadwalkan dan kami bisa saja mengejar kereta api ke Lille lalu menyambung shuttle ke bandara. Saya sendiri mulai merasakan kelelahan setelah 8 hari yang cukup intensif. Apalagi kemarin saya mengerahkan usaha ekstra dengan pertimbangan untuk menyiapkan maksimal sebelum kembali meninggalkan Butet: membelanjakan keperluan yang belum sempat terbeli dan bisa disimpan lama (beras, saus, ...), memarinasi ayam agar tinggal dimasak di air fryer untuk seminggu ke depan, memasakkan balado terong yang bisa dikonsumsi 2-3 hari, plus nasi goreng untuk bekal 2-3 kali makan siang. Pemandangan jam setengah 9 pagi, tak lama sesudah matahari terbit Oh ya. Saya datang ke asrama Butet sebelum dia berangkat kuliah. Pesawat kami malam sedangkan harus check out hotel se...

Valenciennes Januari 2026 H7

Image
Meski Minggu, kami tetap bangun pagi. Jadwalnya Butet ice skating. Mulanya saya dan Paksu berencana ikut mengantar sampai tujuan lalu balik ke hotel jalan kaki. Cuma 2,5 km. Namun kemudian Paksu urung. Sepertinya terlalu dingin untuk berjalan kaki. Masih Subuh juga. Dan kami akan terburu-buru salat kalau harus bersiap keluar rumah mengejar tramway nomor 1 terpagi di hari Minggu. Paksu pun hanya mengantar Butet sampai halte tramway. Teman Butet yang kadang naik tram tak terlihat. Kami pikir mungkin dia naik sepeda. Kami dapati kemudian kalau dia absen hari ini. Pulang dari ice skating, Butet langsung mandi. Memanfaatkan keberadaan air panas yang melimpah. Tak perlu "berebut" dengan penghuni asrama seperti biasanya. Usai mandi, Butet istirahat. Saya dan Paksu juga santai-santai menunggu waktu makan siang. Kami sudah memesan tempat di restoran dekat hotel. Kebetulan, baru saja Kamis lalu ibu Brigitte Macron makan siang di sana tuh! Restorannya kecil saja. Sederhana. Bukan yang m...

Valenciennes Januari 2026 H6

Image
Sabtu pun tiba. Jangan harap Butet bergabung dengan kami agak siangan karena mau bersantai-santai saja! Saat saya mengirim pesan setelah Subuh, dia sudah aktif belajar. Menjaga ritme bangun pagi, katanya. Bagus juga sih ya!? Berjanji temu untuk makan siang, saya dan Paksu keluar mencari sarapan. Hotel terletak di sebelah mall Place d'Armes. Satu-satunya mall di Valenciennes, setahu saya.  Tepat di pintu masuk belakang, ada boulangerie. Kami sarapan di sana. Saya hanya minum coklat panas, dengan memikirkan makan siang yang tak sampai 2 jam kemudian. Usai makan, kami keliling mall. Niat utamanua adalah membeli pakaian untuk saya. Memang kami membawa baju ganti minimalis, dengan rencana mencuci di tengah minggu. Ternyata gagal.  Paksu yang hampir tak pernah keluar rumah sih nggak masalah memakai baju luar yang sama dua hari berturut-turut. Lha saya kan tiap hari harus "kerja". Fisik pula. Jelas tak mungkin! Hasilnya, justru Paksu yang belanja terlebih dahulu! Hahaha. Agak sa...

Valenciennes Januari 2026 H5

Image
Hari ini, jalur perjalanan berbalik. Yang biasanya pagi dari penginapan ke asrama Butet, kali ini dari asrama ke penginapan. Tetap harus pagi. Karena hari ini kami check out dari Air BnB dan pindah ke hotel. Butet sendiri sudah mulai bergerak jam 7 pagi. Dia sempat mematikan alarm jam 6.30-nya dan melanjutkan tidur lagi. Hihihi. Setelah menikmati bonus waktu tidur itu, dia langsung bangkit dan mandi, memanfaatkan air panas yang masih melimpah. Saya melanjutkan tidur sejenak. Subuh baru datang jam 7.04. Butet selesai mandi, giliran saya bangkit ambil wudu dan salat. Saya tawarkan sekali lagi pada Butet untuk membuatkan nasi goreng bekal makan siang. Kali ini dia terima.  Saya minta dia mengukur porsi nasi sesuai selera dia. Selain itu, saya yang mengerjakan. Sambil memasak, kami berbincang. Terutama menggosipkan tetangga kamarnya yang dia keluhkan berisik. Dan memang saya mendengarnya saat masuk kamar. Tak cuma suara pintu, saya mendengar langkah kaki dan pergerakannya selama di kam...

Valenciennes Januari 2026 H4

Image
Hari ini, saya tak berangkat kerja pagi. Heu ... hehehe. Memang sudah seperti bekerja saja kan, Selasa dan Rabu kemarin!? Pergi pagi, pulang malam. Hari ini saya ke asrama Butet sore dan menginap di sana. Memang beres-beresnya sudah bisa dibilang selesai. Teman-teman Butet yang sempat mengecek mengatakan kalau  kamarnya  seperti hari pertama masuk asrama! Hahaha. Nggak sebegitunya juga lah ya! Pagi ini saya jalan ke kota sendirian. Ada beberapa barang yang Butet minta titip belikan untuk keperluan menyelesaikan tugas yang deadline-nya besok pagi. Eits, jangan pikir dia selalu deadliner ya! Pada dasarnya Butet tak biasa begitu. Kebetulan saja tugas membuat desain sampul album (CD atau piringan hitam) ini memang tergeser oleh tugas lain yang membutuhkan proses yang lebih banyak. Dan Butet sudah membuat rancangannya sejak berminggu sebelumnya; Tinggal eksekusi. Dan memang saya menyaksikan bagaimana dia mengerjakannya cepat sekali.  Pemandangan jalan di depan penginapan ke ar...

Valenciennes Januari 2026 H3

Image
Hari ini tidak hujan. Tidak bisa bilang cerah juga. Awan menutup sempurna langit di atas Valenciennes. Sudah bersyukur. Karena hari ini Paksu harus ke Paris dengan TGV jam 6 pagi. Subuh baru datang jam 7.07. Saya berencana ke asrama Butet jam 8an. Inginnya sih, sesudah matahari terbit. Namun hari ini dia mulai kelas jam 9.30, sedangkan saya ingin mampir ke pusat kota untuk melihat pasar Rabu. Tak mungkin. Terlalu mepet. Saya pun pergi saat langit terlihat agak terang. Saat Butet menerima tawaran saya untuk membelikan pastry untuk sarapan, saya tak melewatkan kesempatan beralasan memutar ke pusat kota. Tujuan utama mencari boulangerie (toko roti), padahal penasaran dengan pasar Rabu pagi! Hahaha. Ternyataaa ... pasarnya belum siap! Sebagian besar pedagang masih mengatur dagangannya. Padahal sudah ada beberapa pembeli di stand-stand yang sudah siap tuh! Pencarian boulangerie juga tidak cukup berhasil. Mosok, kebanyakan baru buka jam 9??? Lha yang mau sarapan trus gimana? Namun saya ...

Valenciennes Januari 2026 H2

Image
Hari ini resmi dimulai "misi" membantu Butet. Saya berangkat menjelang jam 9 pagi ke asramanya. Memang niatnya pergi begitu matahari terbit. Hujan turun membuat kegelapan di luat bertahan lebih lama. Halte tram hanya 300-an meter dari penginapan kami. Hujan langsung menyambut begitu saya keluar dari gedung penginapan. Tak bisa dibilang deras. Kecil, lembut, tapi padat rata. Tetap saja jaket saya kuyup. Di utara Prancis ini, sangat tidak disarankan membawa payung saat hujan mengingat sering berangin.  Sambil menunggu datangnya tram, saya sempatkan mengisi ulang kartu transportasi saya. Sempat keder saat melihat tram nomor 1 yang penuh. Ternyata tram nomor 2, yang saya naiki, lebih nyaman. Saya turun bersama dengan para mahasiswa Rubika dan perguruan tinggi lain yang berada di lingkungan yang sama. Butet masih mengerjakan tugasnya, saat saya tiba. Saya mencicil mencuci gelas-gelas yang kami tinggalkan begitu saja di hari pertama, sambil berbincang dengannya. Sesekali saya melih...

Valenciennes Januari 2026 H1

Image
Sejak Desember, Paksu sudah mengingatkan bahwa saya bisa kapan saja menengok anak-anak. Ada kok, budgetnya. Begitu katanya.  Mungkin saat itu dia juga merasakan bagaimana kosongnya rumah sesudah kedua anak meninggalkan sarang. Betapa saya jadi seakan kehilangan arah, belum menemukan bagaimana mau mengisi waktu yang biasanya digunakan untuk interaksi dengan anak-anak selama ini, selain dengan ber-video call dengan mereka. Terutama Butet yang memang belum masuk usia dewasa saat mulai merantau. Karenanya Paksu jadi terpikir satu dari sedikit (sedikit dalam standar saya tentunya ya!) permintaan materi dari saya, yaitu bisa menemui anak-anak kapan saja saya merindukan mereka, dan menegaskannya. Daaannn ... saya menulis ini di Valenciennes! Berangkat dengan suhu 2°C Kami tiba pukul 11an pagi setelah mengambil Uber Ride jam 5 pagi untuk penerbangan Easyjet Nice—Lille jam 7. Sampai jam 8.40, ternyata shuttle dari bandara cuma ada tiap jam.30. Jadi kami baru bisa naik shuttle jam 9.30. Dala...

Perjalanan Cannes—Valenciennes Menggunakan Pesawat

Image
Niat untuk menulis pengalaman perjalanan berpesawat untuk menengok Butet Oktober 2025 lalu belum terlaksana hingga saat ini. Padahal itu istimewa lho: perjalanan berpesawat saya sendirian untuk pertama kalinya! Saat berangkat ke Prancis seperempat abad yang lalu? Ada si Ucok di perut saya kan!? Hehehe. Dari ujung selatan ke ujung utara Niat mencatat itu muncul lagi saat Butet yang melakukan perjalanan berpesawat sendiri dari rantaunya. Pertama kalinya juga tuh, benar-benar sendirian beperjalanan jauh. Dalam kondisi tidak prima pula. Waktu itu Butet masih sakit punggung gara-gara jatuh saat ice skating . Namun itu bisa jadi tulisan tersendiri ... kalau semangat suatu saat nanti! Heu .... Dan 2 minggu sudah berlalu sejak Butet kembali ke rantaunya. Duh! Nah, mumpung kali ini muncul semangat, saya coba catat saja jalur perjalanan berpesawat menempuh jarak 1100 km dari rumah menuju rantaunya Butet ya!?  Rumah — Bandara Rumah kami berjarak 25 km dari Bandara Nice Cote d'Azur. Perlu dica...

Tahun Baruku

Image
Seorang teman mengatakan bahwa 2026 tidak dimulai 1 Januari, tetapi 5 Januari. Memang, bersamaan dengan berakhirnya masa libur tahun baru, Senin pertama itu menjadi titik dimulainya kembali masa aktif. Berbeda dengan di Indonesia yang masih libur hingga tanggal 11 ini, para pelajar di Prancis pun mulai masuk sekolah lagi tanggal 5. Saya yang sudah tak memiliki anak kecil, dengan anak mahasiswa yang sudah kembali ke rantaunya sejak Minggu, dengan suami yang kesehariannya WFH dan tetap di depan laptopnya meski di akhir pekan, baru merasakan tahun baru dimulai tanggal 7. Lebih lambat lagi ya!? Meski Rabu pertama tidak ada pengajian, saya tetap menyalakan desktop dengan tekad untuk mulai dengan serius mengerjakan penyuntingan buku kedua MPP. Sore itu saya mulai kursus bahasa Jepang setelah satu bulan vakum karena 2 minggu libur Nataru plus 2 minggu sensei absen karena mudik ke negaranya. Hari Kamis lanjut dengan janjian makan siang dengan seorang kawan yang molor sampai matahari nyaris ter...