Paris Juli 2026 – 2
Tadinya saya berniat menyelesaikan catatan dua perjalanan sebelum mulai perjalanan ketiga. Tapi apa daya. Antara kelelahan dari dua perjalanan itu sendiri dan mau tak mau kepikiran perjalanan Butet, ditambah suhu panas yang menguras tenaga, saya tak mampu melakukannya. Ya sudahlah. Mari lanjutkan catatan perjalanan ke Paris dulu. Hari ketiga: Selasa 28 Juli Selasa itu saya berjanji temu dengan kawan yang paling sering saya temui di Paris. Saya ke rumahnya pada perjalanan ke Paris sebelumnya. Tadinya sempat terlontar ide untuk kami bertemu di rumahnya. Namun melihat jarak dan repotnya perjalanan dari hotel saya kali ini, kami memilih bertemu di kota saja. Tentu saja, kawan saya itu membawa kedua putranya. Anak-anak cerdas nan soleh yang saya anggap sebagai keponakan saya di Prancis itu memanggil saya dengan sebutan Tata Alfi. Si sulung langsung bercerita panjang lebar begitu kami bertemu. Dari soal mobil, kereta api, antariksa, ... mengingatkan saya pada Ucok saat seusianya. Sementara s...