Posts

Refleksi 2024

Penghujung 2024 tiba. Saatnya membuat catatan refleksi.  2024 adalah tahun yang cukup istimewa: 3 windu pernikahan yang diwarnai dengan banyak jalan-jalan. Jalan-jalan Kopenhagen Perjalanan mengisi liburan musim semi yang cukup dadakan, tanpa planning, dan alhamduliLlah lancar meski cukup terkejut dengan dinginnya suhu udara dan minimnya transportasi umum! Perjalanan ini sudah sempat dicatat dengan cukup rinci di blog ini. Aix en Provence Diawali dari kekesalan akan batalnya konser Laufey di Jazz à Juan, kami memutuskan melakukan perjalanan bus untuk menonton konser Hiromi di Aix en Provence . Untuk memaksimalkan perjalanan, kami sempatkan mengunjungi Museum Granet, selain Mon Chat Pitre, toko buku unik yang "dijaga" oleh beberapa kucing, dan kafe kucing Meow Cats Café!   Indonesia: Jakarta, Bandung, Jogja, Solo Sebuah rekor, 3 tahun berturut-turut pulang kampung ke Indonesia! Agak memaksa dana sih. Waktu yang cuma 20 hari juga. alhamduliLlaah kami tetap bisa menikmatiny...

Catatan Drakor 2024

Image
Sudah 30 Desember, tak ada drama yang mungkin diselesaikan sebelum pergantian tahun, saatnya merilis catatan drakor-drakor yang saya tonton sepanjang 2024.  Bulan yang tertera sebagai heading adalah bulan selesai menonton. Ada drama yang memang ditonton pada bulan yang bersangkutan, ada pula yang sudah dimulai di bulan sebelumnya atau bahkan 2 bulan sebelumnya karena on going . November yang kosong, misalnya, bukan berarti saya tak menonton drakor sama sekali. Saya menonton 2 drakor yang saya selesaikan di bulan Desember. Di luar Mr. Plankton yang saya drop dan tidak (belum?) dilanjutkan. Saat ini sendiri sebenarnya masih ada When the Phone Rings , Cheat on Me if You Can , dan Sassy Go Go yang sedang dalam proses menonton. Mustinya masuk ke dalam catatan Januari 2025. Kalau saya memiliki catatan drakor yang saya tonton, itu bermula dari niat untuk menjadikannya tema Skripsi KLIP 2024. Namun niatan itu berubah saat 30 Hari Bercerita mengadakan Tiba-Tiba Bercerita edisi Ramadan. D...

Tujuh Belas Tahun

Image
Saya sempat rajin memposting milestone di hari ulang tahun Butet, mulai usia 10 sampai 13, di Facebook. Lengkap dengan foto di depan kue ultah dan kado-kado yang diterimanya. Sebelum itu? Satu album khusus ulang tahun. Sayangnya malah tak ada cerita. Sesudah 13 saya mandeg. Butet sudah mulai protes, memastikan saya tak posting fotonya lagi di media sosial. Padahal foto yang saya pilih adalah yang tak memandang kamera. Pada saat yang sama, saya mulai lebih memperhatikan pentingnya menjaga privasi dan mulai mengunci foto-foto anak-anak di Facebook. Milestone Butet di usia 14—berhasil melalui berbagai masalah di masa pandemi dengan berani—, 15—lulus collège dan masuk lycée—, dan 16—saat baru bisa makan kue dua hari sesudah ultahnya saking sibuknya masa ujian—tak tercatat. Padahal tentu saja ada banyak yang penting untuk diingat. Meski memang tak ada masuk koran seperti saat usia 12 dan 13.  Ada sih, sedikit catatan pencapaian Butet dan juga Ucok di tulisan rekap akhir tahun saya. Yan...

Flipbook 30 Cerita Ramadan 1445 H

Image
Tidak mudah, mencari ide untuk Skripsi Kelas Literasi Ibu Profesional 2024 ini. Skripsi keempat!  Setelah Bon Appétit yang mengumpulkan tulisan berkaitan dengan makanan, lalu Tertantang yang mengumpulkan setoran Tantangan Mamah Gajah Ngeblog 2022, dan kemudian  IJK+L yang mengumpulkan ulasan buku sepanjang 2023, apa lagi yang bisa saya ajukan? Tidak ada larangan untuk mengulang tema yang sama. Sayanya sendiri saja yang ingin mencari yang berbeda. Lagipula ide lama saya, journaling Ramadan, makin mantap dengan terkumpulnya bahan saat Instagram 30 Hari Bercerita mengadakan ajang Tiba-tiba Bercerita Edisi Ramadan . Jadilah skripsi tahun ini berisi kumpulan tulisan dari TTBC Ramadan , ditambah 30 Hari Bercerita 2024 . Karena tentu saja, 30 caption Instagram tak bisa mencapai 19000 kata yang disyaratkan untuk Skripsi KLIP. Kisah penyusunan lengkapnya bisa langsung dibaca di bab-bab Pengantar, Terima Kasih, dan Lampiran yang berupa dua tulisan tambahan yang berasal dari blog ...

Film A Family Affair: Urusan Keluarga atau Perselingkuhan Keluarga?

Image
A Family Affair sudah sempat saya lirik pada saat rilisnya di Netflix , musim panas yang lalu. Namun saya tak langsung menontonnya.  Ada Nicole Kidman dan Zac Efron, kenapa saya skip? Mungkin karena sudah masuk libur musim panas? Rabu kemarin saat melihat-lihat koleksi "film-film Natal" di Netflix—ya, saya suka menonton film berlatar suasana Natal saat mencari hiburan ringan—, saya melihatnya lagi. Dan Akhirnya saya menontonnya. Tak langsung sekali sabet. Sepotong-sepotong. Kamis malam baru terselesaikan. Saat Ibumu Jadian dengan Bosmu Menceritakan tentang Zara Ford (Joey King) yang bekerja untuk seorang  selebritas, eh, maaf, aktor ternama, Chris Cole (Zac Efron). Dijanjikan akan dijadikan sebagai asisten produser pada saat melamar pekerjaan, ternyata Zara hanya bertugas selayaknya asisten pribadi. Asisten yang bahkan diperlakukan semena-mena.  Zara akhirnya lelah. Dia memutuskan untuk berhenti bekerja. Keesokan harinya, Chris mengunjungi rumah Zara untuk membujuknya ke...

A Man on the Inside: Serial Seru yang Sarat Muatan

Image
Setelah beberapa minggu (bulan?) terakhir berkutat dengan animasi dan dorama Jepang—kebetulan sedang tak ada drakor menarik yang bisa saya tonton—, dua hari kemarin saya menyelesaikan seri A Man on the Inside di Netflix . Yah, cuma 8 episode dengan 30 menit per episodenya sih. Jadi seperti menonton 2 film panjang saja. Atau 4 episode drakor. Eh? Hehehe. Saya memang sengaja mencari serial pendek dan ringan. Dan pilihan saya sangat tepat! Penyusupan Menceritakan Charles, seorang pensiunan dosen teknik sipil di San Francisco, yang setelah ditinggal istrinya meninggal cenderung menutup diri. Charles menjalani rutinitas yang sama setiap harinya. Hanya ada variasi saat dia menemukan artikel yang dianggapnya menarik di koran. Dia suka mengguntingnya, lalu mengirimkannya via pos ke putrinya, Emily yang tinggal di Sacramento. Emily sudah berkali-kali menyarankannya untuk kembali bekerja, tetapi Charles selalu menolak. Suatu hari, Emily menantangnya untuk mencari aktivitas di luar rumah. Kebetu...

Bursa Buku

Image
Sabtu 23 November kemarin saya mengikuti pertemuan Club Lecture. Setelah Oktober absen pertemuan pertama karena menemani Butet ke Arles, senang sekali bertemu dengan teman-teman klub. Apalagi saat mereka menanyakan ke mana aja? Kok waktu itu nggak datang? Senang, mendapat perhatian dari mereka yang seusia ibu, bahkan nenek saya itu! Kemarin ada satu peserta seumur saya yang sudah lama tak kelihatan juga. Namun mungkin dia hadir di pertemuan Oktober lalu. Kemudian ada seorang perempuan muda yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Dari semua kursi yang disediakan, hanya satu yang kosong! Rekan-rekan klub juga menyapa Butet yang  kemarin ikut ke mediatheque. Ada yang sudah sempat mengenalnya saat masih kecil, saat sering saya ajak ikut untuk kemudian saya biarkan di ruang buku anak. Sudah lama juga Butet tak mau ikut ke pertemuan klub. Sampai kemarin, Butet masih belum mau ikut Club Lecture sih. Dia saya ajak dengan tujuan utama agar keluar rumah saja. Ganti suasana, lepas dari brows...