Posts

Pasca Lockdown, Hari Ke Dua Puluh Empat

Rabu ini pengajian dipindah ke pagi. Pasalnya, jam 15 ada pertemuan zoom yang diadakan KJRI Marseille, mengundang para WNI di Prancis selatan... Tadinya sudah berniat ikut pengajian secara pasif saja. Bersiap sedia jika sewaktu-waktu Butet membutuhkan bantuan selama jam sekolahnya. Tidak nyaman juga jika saat giliran mengaji, suami pas ada call untuk urusan kantor. Lagipula insya Allah menyimak tadarus pun sudah berpahala kan!?... 😇 Tapi ternyata salah satu dari dua sahabat yang biasa mendampingi dan membantu bacaan tadarus kami tidak bisa hadir pengajian pagi tadi. Yang satu lagi berada di Indonesia. Teteh ketua pengajian meminta saya untuk menjadi pendamping cadangan selama sahabat yang berada di Indonesia menunggu waktu sholat Asar… Jadilah saya berpartisipasi aktif dalam tadarus, meski tetap menolak diberi bagian membaca, takut interferensi dengan conference lain di rumah. Saya bahkan sempat mengajukan pertanyaan yang sudah lama tertunda kepada ustadz pembimbing kami… Jam 14, Bute...

Pasca Lockdown, Hari Ke Dua Puluh Tiga

Hari Selasa tapi serasa Senin karena long weekend libur nasional kemarin… Prancis memasuki tahap ke dua pelonggaran lockdown. Hari ini kafe dan restoran sudah boleh menerima pelanggan lagi. Kecuali daerah Paris yang masih zona oranye, yang hanya boleh menerima pelanggan di teras terbuka. Tetap dengan pembatasan 1 meter antar pelanggan di meja yang berbeda. Maksimal 10 orang dalam satu meja. Wajib mengenakan masker untuk personil restoran, juga pelanggan saat tidak sedang duduk makan... Hari ini semua collège (SMP) dan lycée (SMA) dibuka untuk siswanya. Tetap dengan pembatasan maksimal 15 siswa per kelasnya. Desinfeksi ruangan kelas dan berbagai fasilitas sekolah secara rutin. Wajib mengenakan masker dan tetap harus menaati distansiasi fisik... Butet masih belajar di rumah. Minggu ini kelompok 1 yang masuk sekolah. Butet yang berada di kelompok 2 baru akan masuk sekolah lagi mulai Senin depan... Memang saya lihat, berbeda-beda untuk beberapa sekolah dalam mengaplikasian pembatasan maksi...

Pasca Lockdown, Hari Ke Dua Puluh Dua

Hari Senin. Libur nasional Senin Pantekosta. Kebanyakan toko dan sebagian kantor tetap buka. Karenanya, jalanan terdengar tidak terlalu sepi… Butet menghabiskan waktu luangnya mengutak-atik aplikasi Autodesk Sketchbook yang baru diinstallnya atas saran sahabatnya. Dua hari yang lalu sudah install, tapi ternyata versi microsoft store adalah versi mobile. Banyak fitur yang dilihatnya di berbagai tutorial, tidak terdapat di sana. Akhirnya dia mendownload langsung dari website officialnya… Untuk menginstalnya, ternyata tidak mudah. Semalaman dia tidak berhasil juga. Mandeg, entah mengapa. Baru pagi tadi berhasil. Itupun dengan waktu yang tak singkat dan hampir membuat putus asa… Tapi tak apa. Butet senang mendapatkan versi yang diinginkan. Mengeksplore semua fitur yang ditawarkan aplikasi yang saya lihat sangat lengkap ini. Dan gratis! 😉 Sore tadi saya merekam Butet memainkan Solfeggietto-nya CPE Bach. Target kecepatan metronome 80 tercapai. Tapi masih belum stabil. Kadang lebih cepat, la...

Pasca Lockdown, Hari Ke Dua Puluh Satu

Hari Minggu yang cerah. Kami di rumah saja… Menjelang sore, saya lihat di media sosial banyak di antara teman-teman yang tinggal di Eropa yang jalan-jalan ke luar rumah. Mengeluhkan jalan yang macet dan tempat parkir yang penuh… Hari ini Butet conference bersama dua teman sekelompoknya untuk persiapan presentasi SVT yang seharusnya diadakan sekitar Maret. Pada jam yang sama, saya ada conference zoom bersama teman-teman SMA. Kali ini membahas mengenai UMKM... Google reminder mengingatkan saya bahwa seharusnya hari ini Butet pentas tap dance. Sebagian perlengkapan pentas sudah kami beli. Ada satu rok yang sudah dipas ukuran Butet yang spesial langsing luar biasa yang waktu itu sudah disiapkan tapi keburu lockdown. Tentu, saya siap membelinya untuk menghargai usaha penjahitnya yang sukarela. Harganya pun hanya senilai pengganti bahan saja... Hari ini 8 Syawal. Bakda kupat, atau lebaran ketupat untuk orang Jawa. Merayakan selesainya puasa sunah Syawal selama 6 hari berturut-turut… Meski ka...

Pasca Lockdown, Hari Ke Dua Puluh

Hari Sabtu santai. Pagi cerah, namun siang diramalkan hujan berpetir. Sudah beberapa hari ini vigilance jaune hujan-petir. Tapi kami tidak merasakannya. Paling hujan saja. Seperti hari ini. Menjelang malam baru turun hujan. AlhamduliLlaah sih ya... Suami saya masih sempat ke boulangerie membeli dessert sekitar jam 4 sore sebelum geledek mulai bersahutan mengiringi turunnya hujan. Sudah beberapa lama ingin membeli patisserie. Namun toko yang kami tuju tutup, dan baru minggu ini mulai buka lagi… Masalahnya kami bukannya benar-benar ingin makan kue dari toko itu. Kami cuma ingin memanfaatkan tiket makan siang suami saya yang menumpuk sejak awal dia bekerja di kantornya yang baru akhir Maret lalu. Tiketnya sendiri baru dikirim setelah menumpuk satu bulan lebih. Sayangnya, hanya tempat-tempat tertentu yang menerimanya, dan ada batasan maksimal 19 euros per hari pemakaiannya. Sepertinya kami bakal sering makan patisserie, setelah ini… 🤔😋 Hari ini saya mulai memasak ketupat. Atau lontong. A...

Pasca Lockdown, Hari Ke Sembilanbelas

Hari ini seharusnya sekolah Butet libur. Libur karena guru-gurunya harus rapat. Journée pédagogique, istilahnya. Tapi karena pada dasarnya beberapa guru memang tidak bisa (bersedia?) hadir di kelas, tugas dan pe-er tetap diberikan dan deadline tetap diberlakukan. Kecuali guru musik yang justru mengadakan conference spesial, bahkan untuk semua kelas yang diajarnya sekaligus. Yang artinya, ada 150 peserta!... Dalam conference, bu guru mengajak seluruh siswa untuk berpartisipasi dalam Cannes a son yang semula padlet-nya direncanakan rilis hari ini. Mungkin belum banyak yang berpartisipasi mengirim video. Deadline diundur hingga pertengahan Juni… Sore tadi kursus piano dimulai dengan agak lambat. Butet susah berkonsentrasi. Sebelumnya dia berlatih terlalu keras karena belum berhasil memainkan Solfeggietto dengan metronome 72 tanpa salah. Seingat saya dia sudah bisa tanpa salah hari Selasa dan Rabu. Sayangnya kemarin Butet tidak berlatih sama sekali. Untuk pianis setingkatnya saja, satu har...

Pasca Lockdown, Hari Ke Delapanbelas

Hari ini, untuk pertama kalinya saya dan Butet turun ke kota setelah … lebih dari dua bulan! Terakhir kali sepertinya waktu mengantar makan siang Butet, Kamis sebelum lockdown. Jum'atnya Butet makan di kantin sekolah karena saya ada janjian dengan dokter mata yang hanya ada slot jam 11 siang… Euh, ke sekolah bisa dianggap ke kota nggak tuh ya?... 🤔😅 Kami ke kota untuk membeli celana panjang atau legging untuk Butet. Celana-celana yang kami beli saat big sale Januari lalu sudah kependekan. Hanya dua yang masih cukup. Dua-duanya kami beli dari supermarket. Standar ukurannya lebih besar ketimbang ukuran toko pakaian anak-anak… Kami sempatkan ke Yves Rocher membeli pelembab bibir saya yang habis. Tokonya kecil. Pembeli yang boleh masuk, dibatasi hanya dua orang. Di depan toko disediakan hand sanitizer. Kami taat menggunakannya dan menunggu di depan pintu toko yang kebetulan sudah ada dua pembeli di dalamnya. Keluar dari toko, kami membersihkan tangan dengan hand sanitizer bekal kami ...