Posts

Showing posts with the label lockdown

Lockdown 3.1

Image
Siang ini saya dan Butet berjalan-jalan ke kota. Pertama kalinya saya jalan ke kota sejak lockdown ke-3 ini. Memanfaatkan waktu mumpung masih sempat. Sambil berharap cemas akan pidato presiden yang sudah dijadwalkan malam ini... Pidato presiden memang membuat hati berdebar. Kami sudah biasa mendengar pengumuman perdana menteri atau menteri kesehatan setiap Rabu atau Kamis. Tapi presiden... Presiden jarang pidato di tivi selama pandemi. Kalau pidato, itu adalah untuk mengumumkan lockdown!... Ya, departement kami sendiri sudah lockdown lokal sejak tanggal 22 lalu. Tapi tetap saja bertanya-tanya; apa yang baru? Meski longgar, kota terlihat lebih sepi dari sebelum  lockdown . Hal ini tentu sebagian besar diakibatkan oleh tutupnya toko-toko yang dianggap tidak esensial. Toko pakaian, toko aksesoris, toko suvenir, ... semua tutup. Beberapa membuka sedikit pintunya untuk memberikan layanan click&collect... Namun kota tak bisa dibilang sepi juga. Dengan matahari yang cerah dan suhu uda...

Jetlag Pergantian Jam

Hari Minggu ke dua, lockdown ke-3... Kemarin saya lupa cerita, tentang suami saya yang ke kota. Ke pasar lagi seperti seminggu yang lalu. Tujuan utamanya adalah ke luar rumah, berganti suasana. Meluruskan kaki juga. Berjalan agak jauh, tidak hanya sirkuit kamar-ruang tamu-dapur-WC saja... Sudah setahun dia wfh. Tak ada lagi jalan ke halte bis, nyambung ke stasiun kereta, ke halte bis lagi, lalu ke kantornya.  Sudah satu tahun juga kami tak berlibur ke luar kota. Butet masih ke sekolah. Saya masih mengantar-jemputnya. Kadang segaja jalan kaki. Suami saya hanya ke luar ke supermarket. Lagi-lagi ke dalam ruangan tertutup. Kebetulan swalayan dekat. Hanya 50 m-an saja... Beberapa kali saya minta dia membawa Butet ke kota di Sabtu sore. Jalan ke pantai, misalnya. Biar Butet main roller blade di sepanjang Croisette. Saya juga sempat ajak ke pasar di Minggu pagi. Tapi tak mau... Kalau bukan maunya sendiri, sulit juga. Karenanya saya biarkan saja saat dia tiba-tiba ingin ke kota, kemarin si...

Lockdown 3.0 - Hari ke Delapan

Image
Memasuki minggu ke-2, tiga departement ditambahkan dalam list wilayah diberlakukannya  lockdown ke-3.  Apakah bakal bertambah lagi, ke depannya? Kita lihat saja... Kebetulan, tepat satu tahun yang lalu, pemerintah mengumumkan diperpanjangnya lockdown untuk pertama kalinya. Ya, pertama kalinya. Karena sesudah perpanjangan pertama yang dua minggu, lockdown kembali diperpanjang lagi hingga pertengahan Mei... Dari catatan di facebook , hari itu untuk pertama kalinya Butet menerima pembelajaran melalui video conference. Padahal itu sudah masuk hari ke sepuluh pembelajaran dilakukan secara jarak jauh! Dan itupun hanya untuk satu mata pelajaran saja! Selama itu, guru hanya memberikan tugas dan siswa mengirimkan hasil kerjanya secara online. Itu saja yang berkaitan dengan internet. Memang tidak semua guru melek teknologi. Dan itupun, belum semua siap mengadaptasi bahan ajar untuk diberikan secara online... Saya menulis ini karena selain souvenirs facebook itu, beberapa hari yang lalu...

Kembali Memrogram?

Image
Hari ini Senin pertama masuk lockdown ke-3. Lockdown hari ke-3. Cuaca cerah, tapi udara agak dingin. Maksimal hanya 15-an derajat. Padahal minggu lalu sudah 25°C. Diberitakan turun salju di ketinggian. Padahal sudah masuk musim semi... Saat mengantar Butet sekolah, jalanan terlihat normal, seperti biasa. Tak terlihat ada pengurangan lalu-lintas. Dan memang, kenapa tidak? Keluar rumah masih bebas, tak ada batasan waktu, tak perlu attestation. Paling hanya berkurang mereka yang bekerja di toko-toko tidak esensial. Mungkin pada saat jam masuk kerja, baru terasa perubahan suasana jalanan. Karena saat pulang sekolah tadi, Butet cerita bahwa bus penuh!... 😥 Jangankan kami yang cuma rakyat jelata. Jajaran pemerintah pun sepertinya cukup bingung dengan situasi saat ini; apakah tanpa adanya pembatasan ke luar rumah begini bisa disebut lockdown? Apakah membebaskan penduduk beraktifitas di luar tanpa memerlukan surat pernyataan sepanjang masih dalam radius 10 km dari tempat tinggal termasuk lock...

Lockdown 3.0 - Hari Pertama

Image
Sabtu 20 Maret 2021, pukul 00.00 CET, 16 departement di Prancis memasuki lockdown ke-3. Bertepatan dengan datangnya musim semi. Lockdown pertama, dalam bahasa Prancis disebut dengan istilah confinement . Lockdown ke-2 reconfinement . Lockdown ke-3 rereconfinement ?... Daerah yang diberlakukan lockdown termasuk unik. 15 departement di ujung puncak heksagon, dan departemen kami di pucuk tenggara. Saya sendiri baru sadar saat melihat pemetaannya... Ya, yang di pojok kanan bawah itulah daerah kami, Alpes Maritimes. Terpencil, terpisah dari 15 departement lain yang diberlakukan lockdown. Pemerintah daerah juga bertanya-tanya mengapa kami termasuk yang harus lockdown. Apalagi tiga akhir pekan sebelumnya sudah sempat diberlakukan lockdown parsial... Semua lelah dengan kondisi. Saya sendiri sebenarnya termasuk mendukung lockdown. Namun kali ini ikut mengeluh. Pasalnya, ini memang lockdown yang ajaib... Dari awal sudah ditetapkan bahwa selama lockdown, penduduk boleh bepergian dengan batas ...

Lockdown 3.0

Saya lupa masih ada Kamis. Kalau tidak Rabu, memang Kamis lah pemerintah biasa memberikan pengumuman. Rabu rapat, Kamis pengumuman. Dan hari diumumkan diberlakulannya lockdown ke-3 untuk region Île-de-France, region Hauts-de-France, departement Eure,  departement  Seine-Maritime, dan  departement  Alpes-Maritimes.  L ockdown dimulai Jum'at tengah malam, dan diberlakukan selama empat minggu ... minimum!... Selama lockdown, sekolah tetap buka. Dari maternelle sampai collège masuk seperti biasa. Untuk lycée diberlakukan classe hybride. Bergantian masuk untuk setengah kelas. Mekanisnya diserahkan ke sekolah. Disesuaikan dengan sumber daya masing-masing... Pemerintah tetap memperpanjang penerapan jam malam di seluruh Prancis. Namun ada perubahan di jam awalnya. Yang tadinya mulai pukul 18, mulai Jum'at besok menjadi pukul 19. Jam akhirnya tetap pukul 6 pagi... Pemerintah merekomendasikan pada perusahaan-perusahaan untuk memberlakukan wfh minimal 4 hari per minggu. To...

12 Maret, Setahun yang Lalu

Hari ini cerah. Matahari terang. Pagi, saat mengantar Butet sekolah, thermometer mobil menunjukkan 12°C. Dua belas derajat di jam delapan pagi!... Dan saat saya jalan ke luar sekitar jam 11 tadi, thermometer di depan pharmacie (apotek) menunjukkan 25°C! Memang musim semi sebentar lagi datang. Tapi tetap saja ini masih bulan Maret. Saat-saat begini ini yang suka membuat orang jatuh sakit. Cuaca cerah dan udara hangat, membuat orang suka lupa diri. Menanggalkan jaket dan sweater, padahal belum waktunya. Tertipu angka 25 yang memang jauh bedanya dengan daerah-daerah Prancis lain yang masih bersuhu di bawah 10°C... 12 Maret 2021 pemerintah mengumumkan penutupan sekolah dari TK hingga perguruan tinggi di Prancis melihat perkembangan pandemi mulai Senin 16 Maret. Hari itu Kamis. Belum dua minggu anak-anak zone B kembali ke sekolah sejak liburan musim dingin. Jum'atnya, saya masih ada janji temu untuk check up dengan dokter mata... Saat itu belum banyak yang bermasker. Bahkan WHO dan peme...

Satu Weekend Lockdown Parsial Lagi

Siang tadi pemerintah mengumumkan bahwa lockdown parsial masih akan diberlakukan akhir pekan yang akan datang ini. Tambah satu. Satu saja dari keputusan dua weekend kemarin. Apakah akan hanya satu? Apakah weekend depannya akan lockdown parsial lagi? Entahlah...  Tapi beginilah kehidupan kami saat ini; menjalani dari hari ke hari saja... Tak bisa  belum bisa membuat rencana jauh ke depan. Semua bisa berubah setiap saat. Menikmati saja. Berusaha menikmati... Senin kemarin saya menelepon ibu. Senin kemarin, akhirnya saya memberanikan diri untuk mengutarakan kemungkinan mundurnya lagi jadwal mudik kami... Sudah lama saya ragu. Tapi tak sampai hati saya menyampaikannya pada ibu. Padahal sebenarnya saya ingin berbagi kekhawatiran. Saya tahan karena tak mau membuatnya kepikiran. Dan kemarin terungkap juga... Mungkin karena kemarin saya tak melihat wajahnya? Karena kemarin kami voice chat saja? Karena kami tak bisa saling melihat ekspresi masing-masing? Karena itu ibu bertanya gamblan...

Perjalanan Akhir Februari 2020

Hari ini saya dan suami ke boucherie . Membeli daging dan beras. Tak lupa membawa attestation. Malamnya, seperti biasa, kami video conference dengan Ucok...  Tepat setahun yang lalu, kami sedang berada di Paris. Kami tiba tanggal 26, dan bertolak tanggal 29. Tiga malam di Paris dengan seluruh biaya transport dan akomodasi tidak dari kantung sendiri. Sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan yang menerima suami sebagai karyawan barunya. Ya, perjalanan kunjungan kota yang masuk dalam moving package... Siapa sangka setelah itu kami belum bisa mengadakan perjalanan wisata lagi?... 😒 26 Februari Kami berangkat menggunakan Air France. Di bandara, sempat ada insiden bagasi tak bertuan yang menyebabkan kami tidak bisa langsung masuk ke terminal keberangkatan. AlhamduliLlaah tidak menyebabkan keterlambatan bagi kami... Berangkat dari Nice dengan cuaca cerah dan udara hangat, tiba di Paris dengan langit mendung dan cuaca dingin. Rupanya paginya sempat turun salju...  Kami menuju kota mengg...

Sampah dan Kebiasaan

Hari ini departement kami memasuki hari pertama lockdown lokal. Hanya weekend saja,selama dua weekend ke depan. Dari Jum'at pukul 18.00 hingga Senin pukul 6 pagi. Atau kata politisi, lockdown-nya seharian aja kok, dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore!... Habis itu bukan lockdown, tapi jam malam!... Yeih, sama saja!... Saya termasuk yang menunggu masa lockdown. Ngeri-ngeri sedap melihat perkembangan pandemi yang belum menuju arah perbaikan. Tapi lockdown lokal kali ini, saya nilai tidak adil sama sekali! Bagaimana tidak? Alasannya adalah untuk menghalangi datangnya turis ke daerah kami. Sedangkan jadwal libur sekolah kan bergantian. Lockdown jatuh di masa daerah kami masuk liburan! Hanya ada zone B yang libur. Dan zone B adalah zoe terakhir pada taun ajaran ini. Kalau memang ingin menghalangi turis datang ke daerah kami, kenapa tidak saat zone A dan C libur kemarin? Ini sih sama saja dengan menghukum kami. Bayangkan orang-orang yang harus bekerja dan mengirimkan anak-anaknya ke centre...

Lockdown Parsial

Setelah menunggu sepanjang weekend, setelah pengumuman yang katanya Minggu sore dimundurkan, akhirnya tengah hari tadi Préfet des Alpes Maritimes mengumumkan diberlakukannya lockdown parsial. Lockdown hanya selama weekend saja, untuk dua weekend ke depan. Diberlakukan untuk kota-kota yang berada di sekitaran pesisir pantai. Dari Jum'at pukul 18.00 hingga Senin pukul 06.00... Kasus di departement kami memang tinggi. Hampir 600 per 100 ribu penduduk. Tiga kali lebih tinggi dari rata-rata nasional! Karenanya, saat Menteri Kesehatan Olivier Veran datang ke Nice, ibukota departement Alpes Maritimes , semua sudah bersiap akan kemungkinan pengetatan protokol... Padahal hari ini, libur sekolah resmi dimulai untuk zona departement kami. Ya, buat saya tetap, yang namanya libur sekolah itu mulai Senin. Weekend mah weekend. Bukan termasuk hari sekolah. Jadi ya nggak masuk kuota libur!... 😝 Lockdown parsial jelas meresahkan masyarakat lokal. Salahnya turis, kok kami yang dihukum... 😥 Banyak...