Mengapa Pulkam Pendek?
Kenapa mudiknya pendek sekali? Begitu pertanyaan yang sering saya terima pada periode pulang kampung kali ini. Memang, biasanya, paling tidak saya berada di Indonesia tiga minggu penuh. Kali ini, tiga minggunya masih dipotong waktu perjalanan, yang pulang pergi memakan praktis total 2 hari 2 malam. Tentu saja itu bukan yang kami inginkan. Standar 3 minggu diambil berdasar jatah cuti Paksu, yang meskipun total ada 5 minggu per tahun, hanya boleh digunakan secara berturut-turut 3x5 hari kerja. Biasanya kami akali dengan mencari tanggal yang melewati akhir pekan dan/atau libur nasional. Nasionalnya Prancis, tentu saja. Dengan demikian, kami bisa mendapatkan "bonus" liburan tambahan dari 15 hari kerja tadi. Kali ini ada faktor eksternal yang tak terduga.... Karena Butet sudah libur sejak April dan Butet mendapat undangan mengikuti 3 Days in Cannes di bulan Mei, kami berencana ke Indonesia bulan Juni. Harga tiket bulan Juni masih cukup murah. Belum masuk periode harga melonjak di ...