Drakor Iron Family

Di hari ke-10 Ramadan ini, saya memutuskan untuk mengistirahatkan diri. Setelah seminggu yang padat, saya merasa harus menghemat tenaga menghadapi tiga minggu ke depan. Saya memilih tak keluar berbelanja dan pasrah pada prakiraan cuaca yang kabarnya bakal hujan sepanjang minggu ini.

Tidak perlu mengantar-jemput Butet sekolah, saya menghabiskan hari dengan menyelesaikan drakor Iron Family. Sudah tinggal 2 episode saja sih, hari ini tadi. Jadi ya belum tengah hari juga sudah selesai sih. Hahaha.

Kisah Keluarga Da-rim

Menceritakan tentang Lee Da-rim (diperankan oleh Keum Sae-rok) yang memiliki kelainan pada matanya. Pengelihatannya sedikit demi sedikit berkurang, bidang pandangnya makin menyempit. 

Pada saat Da-rim sudah hampir tak bisa melihat sama sekali, dokter matanya memberitahunya mengenai penyembuhan dengan suntikan. Suntikan ini harus lekas dilakukan, sebelum indera pengelihatannya benar-benar tak berfungsi sama sekali. Masalahnya, harga suntikan adalah 400 juta won ... untuk satu mata!

Mulanya, Da-Rim tak mau memberitahu keluarganya. Ibunya, Ko Bong-hui (diperankan oleh Park Ji-young), yang mengelola penatu milik kakek-nenek dari pihak almarhum ayahnya, jelas tak mungkin memiliki uang sebesar itu. Namun tentu saja keluarganya kemudian tahu. Ibu dan juga kakek-nenek (diperankan dengan sangat apik oleh Park In-hwan dan Kim Young-ok) Da-rim sangat sedih karena merasa tak berdaya. 

Foto: KBS

Suatu hari, saat kakek-nenek Da-rim tersesat di gunung, mereka menyaksikan seseorang bertato mengubur sesuatu. Setelah orang itu pergi, mereka menggali tanah, ingin tahu apa yang dikubur, dan menemukan dua tas penuh dengan uang! Mereka membiarkan uang itu dalam tanah. Sampai suatu hari, mereka mengetahui bahwa orang yang mengubur uang itu meninggal dunia. 

Karena berpikir bahwa uang yang dikubur tadi tak ada lagi pemiliknya, kakek-nenek itu pun memutuskan untuk kembali ke gunung dan mengambil salah satu tas untuk dibawa pulang. Ternyata ada 3 miliar won di dalamnya! Cukup untuk membiayai operasi Da-rim dan membahagiakan Bong-hui, sang menantu yang sangat berbakti, juga cucu-cucu mereka.

Malangnya, tak lama kemudian terjadi kebakaran di penatu mereka yang disebabkan oleh Seo Gang-ju (diperankan oleh Kim Jung-hyun). Uang yang disimpan dalam AC yang sedang tidak dijalankan karena musim dingin pun terbakar menjadi abu. Kakek-nenek itu kembali ke gunung untuk mengambil sisa uang yang masih terkubur. Kali ini dengan melibatkan Bong-hui, mengingat tas kedua tampak lebih besar. Dan memang ternyata berisi lebih banyak: 7 miliar won!

Drama Panjang yang Efektif

Saya sempat melihat saat awal drama ini ditayangkan di Youtube KBS World TV sebelum kemudian tayang di Netflix. Tadinya saya tak berminat. Namun kemudian menonton juga karena tak ada yang lain. Hehehe. (Di Prancis, kebanyakan drakor romcom yang baru-baru dan menarik diambil oleh Viki yang saya masih enggan menambah abonemen.) Dan saya tak kecewa.

Tentu saja, saya menontonnya di Youtube. KBS World TV mempublikasikan drakor ini sejak 14 Oktober 2024. Tiap episode dipecah menjadi 3 bagian. Karenanya jangan heran kok sampai 108 video. Episode terakhir ditayangkan 11 Februari 2025. Saat saya menulis ini, saya lihat di Netflix baru sampai episode 26. Belum tamat!

Screenshot: KBS World TV

Berbeda dengan opera sabun lain yang sudah pernah saya tonton, dalam drakor ini tidak ada adegan perlakuan semena-mena terhadap pemeran utama yang pasrah dan cuma menangis dalam diam saja, yang sering membuat saya memilih drop drama panjang. Di drama ini mertua sangat menyayangi menantunya. Bahkan dari awal diperlihatkan bahwa mengaku malu akan situasi putranya.

Drama ini cukup efektif. 36 episodenya padat, tanpa mengulur-ulur dengan adegan atau kisah sampingan yang tak perlu. Mungkin karena itu cukup 36 episode dan tak sampai 50 seperti drama panjang lainnya?

Keluarga Setrika?

Menarik, bagaimana cerita dibawa. Bagaimana kakek dan nenek memastikan terlebih dahulu bahwa hanya mereka yang akan dihukum jika ketahuan mengambil uang yang bukan milik mereka itu, bahwa menantu dan cucu-cucunya aman. Bagaimana kemudian satu per satu anggota keluarganya mengetahui keberadaan, dan bagaimana asal-usul uang itu terungkap. Bagaimana mereka berusaha saling melindungi.

A romantic black comedy takes place at "Darim family's laundry" where they dry-clean money instead of clothes.

Seperti deskripsi KBS World, drama ini merupakan romantic black comedy. Konflik percintaan antara Da-rim dan Gang-ju lebih jadi bumbu saja. Saya lebih penasaran akan dibawa ke mana cerita soal uang curiannya tadi.

Meski saya kurang sreg dengan awal relasi Da-rim dan Gang-ju, saya menyukai detil-detil seperti saat Shin menyatakan ingin bisa tetap ikut bimbingan belajar tambahan untuk persiapan menjadi dokter dan menanyakan apakah ibunya, Lee Mi Yeon, bibi Da-rim, punya uang untuk membiayainya (ep. 22). Saya sempat takut keinginan menjadi dokter itu hanyalah ambisi ibunya. Masih SD gitu lho!

Saya juga suka saat Lee Mi-yeon meletakkan buku sebagai pengganjal kekosongan atas bundelan uang yang diambil dari bawah kasur. Buku tentang hukum!

Foto: KBS

Humor yang disampaikan segar. Terutama di adegan-adegan di mana dua karakter favorit saya muncul. Sang kakek dan si nenek yang meski sudah berusia 90 tahun masih aktif dan tetap mesra dengan candaan-candaan mereka.

Judul dramanya sendiri cukup menggelitik. 다리미 패밀리, Darimi Family. Iron Family. Keluarga Darim, keluarga besi, atau keluarga setrika?

No Loose Ends 

Seperti sub judul yang dipilih di episode 36 bagian ketiga, akhir cerita drama ini pun cukup memuaskan. Meskipun menurut saya hakimnya agak-agak baper, kesalahan tetap mendapat hukuman. No loose ends

Hanya mungkin tak terlihat konklusi dari hubungan antagonis utama, pemilik asli 10 miliar Won—yang diperankan oleh Kim Hye-eun dengan luar biasa menyebalkannya—dengan mantan suaminya. Tetap pisah tapi tetap serumah kah?

Screenshot: KBS World TV

Dan dari kisah di drama ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa, seperti kata Bong-hui, tidak semua orang bisa melakukan kejahatan!


Comments

Popular posts from this blog

Menengok Ketentuan Pemberian Nama Anak di Prancis

Perjalanan Bela Bangsa

Blogger Curcoler? Yes!